Polisi Periksa Saksi dalam Insiden Pacuan Kuda Wotgalih

Lumajang, Motim - Insiden kematian anak kecil dalam lomba pacuan kuda di Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun terus didalami oleh pihak kepolisian. Polres Lumajang saat ini sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.
Arena pacuan kuda di pesisir Pantai Wotgalih
Arena pacuan kuda di pesisir Pantai Wotgalih
Hingga Senin (18/2), sudah ada sejumlah saksi yang telah diperiksa oleh penyidik Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Lumajang. Saat ini saksi yang diperiksa itu adalah dari pihak pelapor.

“Ada tiga orang saksi yang diperiksa,” kata Kepala Urusan Pembinaan Operasional (Kaur Bin Ops), Iptu Harianto.

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap saksi dari pihak pelapor, selanjutnya bisa jadi saksi dari pihak terlapor yang akan diperiksa. “Yang pemeriksaan dari saksi pihak pelapor masih belum tuntas,” ungkapnya pada Memo Timur.

Sebelumnya, Kapolres Lumajang, AKBP M. Arsal Sahban sempat menyampaikan jika ada 15 saksi yang akan diperiksa dalam kasus ini. Selain saksi dari pihak pelapor dan terlapor, ada saksi ahli yang juga akan dihadirkan. Diantaranya untuk memastikan kelayakan arena pacuan kuda itu.

Insiden tewasnya Maghda Agil Benzema ditangani oleh kepolisian setelah ayah korban, Usman Rofi'i atau Cong Ibra melapor ke Polres Lumajang. Insiden yang menimpa anak berusia 7 tahun itu terjadi pada Sabtu (9/2), lalu di arena pacuan kuda Pesisir Pantai Wotgalih itu. (cho/fit)