Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Ratusan mahasiswa dari Universitas Udayana Bali berkunjung ke Dusun Krajan, Desa Argosari Kecamatan Senduro. Kedatangan mahasiswa Program Studi Antropologi, Fakultas Ilmu Budaya itu untuk mempelajari budaya etnis Tengger di Desa Argosari.

Mahasiswa dari Bali pelajari Suku Tengger di Lumajang
Mahasiswa dari Bali pelajari Suku Tengger di Lumajang
Ada 126 mahasiswa dan 9 dosen pendamping yang ikut ke sana dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat dan Pelatihan Penelitian. Mereka di sana cukup lama. Selama seminggu, dari tanggal 4 sampai 9 Februari 2019.

“Pemilihan Desa Argosari karena selama ini masyarakat lebih mengenal etnis Tengger yang berada di Bromo Kabupaten Probolinggo, padahal etnis Tengger juga banyak yang berada di wilayah Kabupaten Lumajang,” ujar Aliffiati selaku ketua panitia sekaligus dosen pendamping.

Pada kegiatan tersebut mahasiswa diajak meneliti tentang religi, folklore, kearifan lokal, organisasi sosial, kesenian, kesehatan, ekologi, hingga kependudukan/ demografi. Kemudian belajar dan bermain di SDN Argosari dan nonton film tentang pelestarian lingkungan di pegunungan.

Selama berada di sana, akhirnya Ia bisa menyimpulkan jika masyarakat Tengger di Argosari relatif masih mempertahankan budaya tengger dalam keseharian mereka. “Sementara saat ini kajian tentang etnis Tengger Argosari masih jarang,” katanya.

Ia pun berharap hasil temuan data lapangan oleh pihaknya bisa membantu menambah data Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Kabupaten Lumajang. “Sesuai dengan amanat UU No 5 Tahun 2017 Tentang Pemajuan Kebudayaan,” ujarnya.

Kegiatan penelitian dan pengabdian merupakan kegiatan rutin yang dilakukan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi mahasiswa. Baik secara akademis dan non akademis selain sebagai bentuk dari implementasi Tri Dharma perguruantinggi.(*/fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: