Rawan Bencana di Cuaca Ekstrim, Posko Bersama Didirikan

Lumajang, Motim - Cuaca ekstrim masih mengancam wilayah Lumajang akhir-akhir ini. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang pun sudah mendirikan posko bersama untuk siaga darurat bencana. Posko itu baru dibuka, Rabu (20/2).
Pohon tumbang beberapa waktu lalu
Pohon tumbang beberapa waktu lalu
Plt Sekretaris BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo menyampaikan, di posko itu bukan hanya petugas dari BPBD saja yang akan bersiaga. Namun dari unsur lainnya. Termasuk dari kepolisian dan TNI serta relawan.

“Selain petugas, peralatan yang dibutuhkan juga sudah disiagakan,” katanya pada Memo Timur.

Ia menegaskan, posko ini didirikan karena ada instruksi dari pusat. Karena bukan hanya di Lumajang saja cuaca buruk terjadi. “Tapi di daerah lainnya juga sama. Perlu antisipasi,” ungkapnya.

Menurut informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), cuaca buruk ini terus mengancam hingga April mendatang. “Jadi sebelum pergantian ke musim kemarau, perlu kewaspadaan yang tinggi,” ujarnya.

Untuk di Lumajang sendiri, cuaca ekstrim belakangan ini lebih banyak menyebabkan pohon tumbang. Karena diterjang puting beliung. Ada yang berdampak pada rumah warga, mengganggu lalu lintas, bahkan sampai menimpa warga.

“Kita sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk antisipasi pohon di tepi jalan nasional, provinsi, dan kabupaten. Sedangkan untuk pohon milik warga, kita juga sudah himbau mereka agar waspada,” kata Wawan.

Selain pohon tumbang, ombak tinggi dan longsor juga masih mengancam Lumajang. Sehingga hal itu tak luput dari antisipasi. “Untuk ombak tinggi tentunya di pesisir selatan, sedangkan longsor di dataran tinggi,” pungkasnya. (fit)