Residivis Narkoba, Baru Keluar eh Diringkus Lagi

Lumajang, Motim - Tak Jera, residivis Narkoba yang baru bebas 3 bulan yang lalu menjalani putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Lumajang atas kasus Narkoba, ditangkap lagi oleh unit Opsnal Sat Resnarkoba Polres Lumajang.
Residivis narkoba saat diamankan berikut BB
Residivis narkoba saat diamankan berikut BB
Residivis itu adalah Chadrijanto Tri Handoko bin Kabul (53), warga jalan Ahmad Yani, Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono. Dalam penangkapan itu unit Opsnal mengamankan 1 buah plastik klip berisi potongan sedotan yang di dalamnya berisi serbuk kristal warna putih di duga sabu masing-masing 0,42 gram dan 0,43 gram.

2 plastik bening juga berisi serbuk kristal warna putih diduga sabu dengan berat 0,40 gram dan 0,39 gram, 1 buah dompet merk Ramayana di dalamnya terdapat 4 potongan sedotan, 1 timbangan sabu merk Camry dan 1 plastik bening kosong.

Juga diamankan oleh unit Opsnal 1 dompet merk Ramayana warna biru di dalamnya berisi 1 plastik bening kosong, 2 plastik bening berisi serbuk kristal diduga sabu berat 0,7 gram dan 0,16 gram.

Dompet merk Ramayana warna kuning di dalamnya terdapat 9 plastik klip juga berisi serbuk kristal diduga sabu. 1 plastik berisi sabu seberat 1,19 gram, 4 plastik berisi 1,24 gram, 2 plastik berisi 1,25 gram dan 2 plastik lagi berisi 1,26 gram.

Selain itu diamankan 1 plastik klip berisi sabu seberat 13,15 gram. “Total sabu yang diamankan unit Opsnal sebanyak 26,19 gram,” ucap Paur Subbag Humas Polres Lumajang, Ipda Catur Budi Bhaskara mendampingi Kasat Resnarkoba, AKP Prio Purwandhito, SH kepada Memo Timur.

Paur Subbag Humas juga menuturkan pelaku ini ditangkap di teras depan rumah Agus Handoko alias Agus Kucir, warga jalan Sunandar Prio, Desa Kuterenon, Kecamatan Sukodono, pada Sabtu (16/2), sekira pukul 22.00 WIB. Kini pelaku berikut BB sudah diboyong ke Polres Lumajang untuk sidik lebih lanjut.

“Pelaku mengakui apabila semua barang yang diamankan unit Opsnal Sat Resnarkoba itu adalah miliknya,” katanya.

Atas perbuatannya itu Chadrijanto Tri Handoko ditahan di rumah tahanan Polres Lumajang dijerat pasal 114 dub 112 UURI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. “Terancam dihukum penjara 20 tahun,” tegas Catur.(cho)