Tingkatkan Partisipasi Pemilih, Relawan Demokrasi Terus Bergerak

Lumajang, Motim - Relawan Demokrasi di bawah naungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lumajang terus bergerak. Mereka aktif melakukan sosialisasi di sejumlah basis pemilih. Hal itu guna meningkatkan angka partisipasi pemilih pada Pemilu mendatang.
Relawan demokrasi memberikan sosialisasi
Relawan demokrasi memberikan sosialisasi
Sebanyak 55 relawan yang dijaring oleh KPU, sudah melakukan tugasnya sejak awal Januari 2019. Mereka akan terus membantu KPU dalam memberikan sosialisasi hingga mendekati waktu pencoblosan nantinya.

Relawan ini dibagi dalam sebelas kelompok, sesuai dengan jumlah kategori basis pemilih yang dipetakan KPU. Yakni basis pemilih keluarga, pemula, muda, perempuan, disabilitas, berkebutuhan khusus, marjinal, komunitas, keagamaan, warganet, dan relawan demokrasi itu sendiri.

KPU sendiri sudah menekankan pada relawan untuk sekreatif mungkin dalam memberikan sosialisasi pada masyarakat. Bahkan untuk menyemangati mereka, selain ada honor tiap bulan, KPU akan memberikan bonus bagi mereka yang dinilai kreatif.

“Nanti di akhir, kita evaluasi mana yang paling kreatif ada bonus bagi mereka,” kata Muhammad Ridhol Mujib, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM KPU Lumajang pada Memo Timur, Rabu (6/2).

Lanjutnya, dalam sebulan ada tiga kegiatan sosialisasi di masing-masing basis yang difasilitasi oleh KPU. Kemudian selain tiga kegiatan itu, para relawan harus kreatif melakukan sosialisasi tanpa anggaran dari KPU.

“Bagaimana cara mereka, itu tergantung kreatif mereka masing-masing,” terangnya.

M. Ridhol Mujib menambahkan, target partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 bisa meningkat. Targetnya adalah mencapai 77,5 persen. Hal ini sesuai dengan target yang dipasang oleh KPU pusat.

“Kita tidak muluk-muluk, sesuai dengan target nasional,” katanya. Sementara pada Pemilu sebelumnya, jumlah partisipasi di angka 70 persen. Sedangkan pada Pilkada Lumajang, di angka 74 persen.

“Harapannya dari Pilkada itu meningkat,” pungkasnya. (fit)