Abu Vulkanik Masih Guyur Desa Argosari

Lumajang, Motim - Dampak erupsi Gunung Bromo masih terasa di Lumajang. Abu vulkanik masih mengguyur kawasan Desa Argosari, Kecamatan Senduro hingga Selasa (26/3). Namun belum ada dampak serius sejauh ini.
Abu vulkanik dari Bromo di Desa Argosari
Abu vulkanik dari Bromo di Desa Argosari
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang melaporkan, hujan abu vulkanik yang mengguyur tipis. “Sementara masih ada, namun kategori ringan,” kata Plt Sekretaris BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo pada Memo Timur.

Sebagai antisipasi, pihak BPBD sudah membagikan 4.500 masker kepada warga di sana. Termasuk relawan masih bersiaga di sana untuk terus melaporkan perkembangan. “Abu sudah mengarah ke pemukiman tapi tidak fatal,” terangnya.

Meski abu mengarah ke pemukiman, Wawan menyebut hal itu tidak terlalu mengganggu aktifitas warga setempat. “Warga masih bekerja dengan normal. Bisa ke sawah, anak-anak tetap sekolah,” ucapnya.

Lanjutnya, di bandingkan dengan sebelumnya, hujan abu vulkanik saat ini mulai berkurang. Karena arah angin sudah berubah. “Jadi gak separah pada hari pertama, kedua, dan ketiga sebelumnya,” kata Wawan.

Namun tetap warga harus berhati-hati dan menggunakan maskernya. “Selain masker, penutup mata juga harus dipakai. Karena selain Ispa juga membahayakan mata,” tutur Wawan saat dihubungi via telepon.

Ia menambahkan, walaupun abu juga mengguyur tanaman warga, namun belum ada laporan mengenai adanya tanaman yang rusak. “Tanaman memang terdampak, tapi untuk mati-tidaknya belum ada laporan dari kades setempat,” pungkasnya. (fit)