Ada 8 Desa Belum Beres Administrasi DD 2018

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Lumajang, Patria Dwi Hastiadi. (fit)
Lumajang, Motim - Ada sejumlah desa di Lumajang yang masih belum membereskan administrasi pengelolaan Dana Desa (DD) 2018. Hingga Februari 2019, dari 198 desa ada 8 desa diantaranya belum merampungkan Surat Pertanggungjawaban (SPj) DD.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Lumajang, Patria Dwi Hastiadi menyampaikan awalnya diketahui ada 46 desa yang belum selesai. Kemudian setelah dilakukan monitor langsung ke bawah, hanya tersisa 8 desa saja.

“Ternyata dari 46 desa, 83 persen diantaranya sudah selesai,” ucapnya pada wartawan. Namun Ia tidak hafal mana saja desa yang belum selesai itu.

Sejumlah desa yang belum selesai itu, diantaranya karena memang ada proyek yang belum selesai. Sehingga secara otomatis administrasi belum diselesaikan oleh pihak desa. “Karena mereka juga terlambat mencairkan dana desa tahap 3,” jelasnya.

Pihak desa yang belum selesai itu pun kemudian minta ada penambahan waktu untuk dapat menyelesaikan proyek tersebut. “Kita sudah tekankan untuk cepat diselesaikan,” kata Patria pada sejumlah wartawan.

Meksi ada keterlambatan, namun menurutnya, dari evaluasi yang telah dilakukan, secara umum tidak ada masalah dalam pengeloaan DD di Lumajang. “Gak ada masalah, sesuai ketentuan,” ucapnya.

Rencananya DD tahap pertama 2019, bisa dicairkan pada Maret ini. Agar tidak ada kendala lagi seperti sebelumnya, semua kepala desa telah sudah diundang oleh Bupati dan Wakil bupati Thoriqul Haq – Indah Amperawati untuk membahas hal itu.

Patria menambahkan, pada tahun ini ada kenaikan DD di Lumajang. “Kenaikannya kita rata-rata per desa itu Rp 10-15 juta. (fit)