Dibahas di Jember, 6 Raperda Berhasil Dirampungkan

Rapat Paripurna II di Kantor DPRD. (*) 
Lumajang, Motim - Pembahasan 6 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Lumajang yang baru, akhirnya sudah beres. Pembahasan keenam Raperda itu berhasil dirampungkan antara eksekutif dan legislatif setelah terakhir melakukan pembahasan di salahsatu hotel di Jember, Jumat (8/3). 

“Selesai semua, tinggal di-dok (disahkan),” kata Kepala Satpol PP Lumajang Drs. Basuni yang ikut dalam salahsatu pansus (panitia khusus) dalam membahasan Raperda tersebut. Ketua DPRD Agus Wicaksono dan Plt Sekda Agus Triyono yang memimpin rapat tersebut.

Enam Raperda itu adalah Raperda RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) 2019-2023, Raperda Koperasi dan Usaha Mikro, Raperda Hari Jadi Lumajang, Raperda Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Raperda Kawasan Tanpa Rokok, serta Raperda Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol.

Ketua Komisi A DPRD Lumajang Nur Hidayati juga bersyukur, akhirnya 6 Raperda yang diajukan eksekutif itu telah selesai dibahas. “Alhamdulillah selesai,” katanya saat dihubungi Memo Timur via telepon, Senin (11/3).

Lanjutnya, pembahasan harus dilakukan di Jember, karena jadwal pembahasan yang ada ternyata tidak cukup. Pembahasann yang dilakukan di Kantor DPRD selama 3 hari, belum mampu menyelesaikan Raperda itu.

“Karena jadwal yang ada belum selesai. Karena materinya juga banyak, Enam Perda,” katanya.

Sementara Bupati Thoriqul Haq, disinggung oleh wartawan terkait pembahasan rapeda di luar kota ini. Karena sebelumnya Ia menegaskan untuk efesiensi anggaran dilarang rapat diluar kota. Namun kali ini menurutnya tidak apa-apa.

“Yang tidak boleh rapat diluar kota yang digelar dinas-dinas, kalau DPRD tidak apa-apa,” ujarnya pada sejumlah wartawan. (fit)