Dipicu Persoalan Tambang, Mantan Kades Pasrujambe Dianiaya

Pelaku saat diamankan petugas dan korban saat dirawat. (cho) 
Lumajang, Motim - Mantan Kepala Desa Pasrujambe, Kecamatan Pasrujambe, Junaidi (54), dianiaya oleh dua pria asal Kecamatan Klakah, salah satunya berinisia No. Akibat kejadian tersebut, mantan Kades itu terluka robek pada bagian bibir dan belakang telinga sebelah kanan. Dan kini mantan Kades itu dirawat di Puskesmas Pasrujambe.

Aksi penganiayaan itu terjadi pada Jum'at (8/3) sekira pukul 20.00 Wib, di rumah korban yang beralamat di Dusun Krajan RT 01 RW 02 Desa Pasrujambe. Informasinya, kejadian itu dipicu soal penambangan pasir Permesindo.

"Keterangan yang berhasil kami himpun, salah faham soal penambangan pasir. Tapi masih kami dalami," tutur Kanit Reskrim Polsek Pasrujambe Aipda Agus Cahyo, SH via teleponnya.

Malam itu korban berada di rumahnya bersama istrinya. Tiba-tiba dari dalam rumahnya itu terdengar orang berteriak memanggilnya. Korban pun keluar dari dalam rumahnya dan menemuinya. Ternyata yang memanggil itu adalah No bersama seorang temannya yang korban tak mengenalnya.

Entah apa yang menjadi persoalan, tiba korban bersama mereka cekcok mulut. Aksi dorong mendorong dan perkelahian pun terjadi hingga korban terluka. Beruntung, istri korban segera melerai dan kedua orang itu terus pergi.

"Keterangan sementara, kejadian itu dipicu soal penambangan pasir Permesindo. Lebih jelasnya nunggu hasil pemeriksaan nanti Mas,"ungkapnya.

Saat ditanya apakah kedua orang tersebut telah ditangkap, Kanit Reskrim mengaku belum. Pihaknya kata Agus Cahyo masih berupaya mencari keberadaan dua pelaku diback up Tim Cobra Polres Lumajang.

Berkat kerja keras Tim Cobra, Sabtu (9/3) sekira pukul 14.00 Wib, pelaku berhasil diringkus di wilayah Kecamatan Senduro saat mengendarai mobil."Kasus ini dilimpahkan ke Sat Reskrim Polres Lumajang," pungkas Kanit Reskrim Polsek Senduro.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran, SH, M.Hum membenarkan jika Tim Cobra telah berhasil meringkus pelaku penganiayaan mantan Kades Pasrujambe. "Pelaku sudah kami amankan di rumah tahanan Polres Lumajang,"katanya.

Lanjut Kasat Reskrim, dalam kasus ini pelaku dijerat pasal 2 UU Darurat No 12 tahun 1951 tentang senjata tajam."Diancam dipidana hukuman penjara maksimal 10 tahun,"tegasnya. Selain itu juga terancam pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. (cho)