Dua Hari Lumajang Diterjang Longsor

Lumajang, Motim - Cuaca ekstrim berdampak buruk di Lumajang. Dalam dua hari terakhir ada 2 peristiwa longsor di lokasi yang berbeda. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun material longsoran menganggu lalu lintas.
Longsor di Piket Nol dan Ranu Pani
Longsor di Piket Nol dan Ranu Pani
Longsor pertama terjadi Senin (18/3) sore di Jalur Piket Nol, yang menghubungkan Malang-Lumajang selatan. Tepatnya di kilometer 57 Desa Sumberwuluh, Candipuro. Longsor terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi, yang terjadi pada siangnya.

“Material longsor sempat menutup sebagian akses jalan,” Plt Sekretaris BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo pada Memo Timur, Selasa (19/3).

Tidak berselang lama tim dari BPBD, relawan, dan lainnya datang ke lokasi untuk membersihkan material longsor. “Kami sudah melakukan pembersihan longsoran tanah di bahu jalan,” ucapnya.

Seheri setelahnya, pada Selasa Siang kembali terjadi longsor. Tepatnya di Jalur Desa Ranu Pani, Kecamatan Senduro yang juga menghubungkan Malang-Lumajang. Longsor yang terjadi di area Watu Tulis terjadi sekitar Pukul 14.30 WIB.

“Tanah longsor yang menutup total akses jalan,” jelas Wawan.

Longsor yang terjadi ini, dikarenakan cuaca di kawasan Ranupani, hujan dari pagi hingga siang hari. Lanjutnya, kendaraan roda dua ataupun roda empat tidak bisa melintas.

“Dan dimohon agar menggunakan Jalur Selatan via Piketnol atau Jalur Utara via Pasuruan apabila akan melakukan perjalanan ke Malang,” jelasnya.

Tim dari BPBD, instansi terkait, dan relawan juga sudah dikerahkan. Hingga berita ini dinaikkan, proses evakuasi material masih dilakukan. (fit)