Gelapkan Motor Teman, Hambali Dibedil Kakinya

Lumajang, Motim - Setelah diburu hampir enam bulan lamanya, akhirnya pelaku penggelapan sepeda motor Joko Karyono (31), warga Dusun Tegal Juwet, Desa Sumberwulu, Kecamatan Tegal Siwalan, Kabupaten Probolinggo, berhasil ditangkap oleh unit Reskrim Polsek Klakah diback up Tim Cobra Sat Reskrim Polres Lumajang.
Kanit Reskrim saat bersama pelaku
Kanit Reskrim saat bersama pelaku
Pelaku yang diketahui sebagai residivis perkara penganiayaan di tahun 2013 divonis 8 bulan hukuman penjara dan perkara penipuan dan penggelapan tahun 2017 telah divonis hukuman penjara 1 tahun 6 bulan, ditangkap di sekitar jalan raya Desa Klakah, Kecamatan Klakah dengan tindakan tegas terukur pada salah satu kakinya.

Pelaku bernama Moh Hambali (33), warga jalan Linduboyo, Desa/Kecamatan Klakah. “Terpaksa diambil tindakan tegas terukur, karena pelaku saat hendak ditangkap melakukan perlawanan yang mengancam keselamatan petugas, makanya diambil tindakan tegas itu,” kata Kanit Reskrim Polsek Klakah, Bripka Hadi Saputro, SH via teleponnya, Senin (25/3).

Untuk kepentingan proses pemeriksaan, usai mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara, pelaku langsung diboyong menuju Polres Lumajang. Di hadapan penyidik, pelaku mengaku sepeda motor milik korban yang digelapkan itu digadaikan kepada Mastur, warga Desa Gedang Mas, Kecamatan Randuagung sebesar 2 juta.

Atas keterangan itu, pihaknya terus mendatangi rumah Mastur. Namun, saat digerebek rumah Mastur sudah dalam keadaan kosong. Mastur juga menyampaikan uang hasil menggadaikan digunakan untuk keperluan sehari-hari juga untuk membeli kaos dan celana.

“Kaos dan celana sudah kami sita untuk dijadikan sebagai barang bukti (BB). Atas perbuatannya itu Moh Hambali dijerat pasal 378 sub 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan. Sedang Mastur sudah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) Mas,” ungkapnya.

Lanjut Kanit Reskrim, penipuan dan penggelapan itu terjadi pada Kamis 18 Oktober 2018 sekira 19.30 WIB, malam itu pelaku mendatangi korban yang lagi berada di sekitar jalan raya Desa/Kecamatan Klakah, kemudian pelaku meminjam sepeda motor milik korban Yamaha Nopol N 8602 MD lalu pergi.

Karena hingga beberapa hari tak kunjung dikembalikan, korban yang mengaku mengalami kerugian sebesar 11 juta akhirnya melaporkan nasib yang dialaminya ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Klakah.

“Pelaku sudah meringkuk di sel tahanan Polres Lumajang. Kasusnya terus kami kembangkan, barangkali ada TKP lain. Mastur terus kami buru,” pungkas Hadi.(cho)