Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Mayat dievakuasi petugas. (cho) 
Lumajang, Motim - Warga Desa Kandangan dan Wonocempokoayu, Kecamatan Senduro, digegerekan penemuan mayat perempuan tanpa busana tersangkut batu di sungai Menjangan Desa Wonocempokoayu, pada Senin 11/3) sekira pukul 07.00 Wib.

Mayat perempuan itu ditemukan salah satu warga setempat. Melihat ada mayat, warga itupun terus memanggil warga kemudian melaporkan ke perangkat desa setempat kemudian dilaporkan ke Polsek Senduro.

“Begitu dapat informasi ada penemuan mayat disungai Menjangan, kami terus kesana. Setelah saya melihatnya, terus dilaporkan ke perangkat desa juga Polsek Senduro Pak,”tutur Samad kepada Memo Timur.

Samad juga menuturkan, ciri-ciri mayat perempuan itu rambutnya sudah beruban dan usianya diperkirakan antara 45 hingga 50 tahun. Apakah korban ini tewas akibat hanyut arus sungai atau seperti apa, Samad mengaku tidak tahu.

Tak lama kemudian petugas gabungan yang teridiri personil Polsek Senduro, Koramil juga dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tiba dilokasi kejadian, lalu mengevakuasi mayat korban. Katanya, mau dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Haryoto Lumajang.

“Siapa nama mayat itu dan warga mana, kami tidak tahu. Lebih jelasnya teman-teman media langsung ke Polsek Senduro aja,”katanya.

Secara terpisah Kapolsek Senduro Iptu Joko Witoro mengatakan, hasil pemeriksaan oleh tim medis, pada tubuh mayat perempuan itu tidak ditemukan tanda-tanda adanya penganiayaan semisa luka luar, memar dan luka lainnya.

Dimungkinkan, korban jatuh dialiran sungai, karena arus sungai deras korban terseret arus sungai hingga ditemukan meninggal dunia. “Mayat itu bisa jadi warga Tengger, warga Desa Kandangan juga warga Wonocempoko sendiri,”ungkapnya.

Polsek Senduro hingga siang ini kata Kapolsek belum menerima laporan dari masyarakat terkait anggota keluarganya hilang. Meski begitu, pihaknya melalui Babinkamtibmas desa masing-masing terus berkoordinasi dengan pemerintah desa yang dilalui oleh sungai Menjangan.

“Diperkirakan sudah 3 harian korban meninggal dunia. Dan kasus ini terus kami selidiki guna mengungkap identitas mayat perempuan itu,”pungkas Kapolsek Senduro.

Pantauan Memo Timur, sepanjang jalan menuju sungai Menjangan dipenuhi oleh masyarakat dari dua desa yakni desa Kandangan juga Desa Wonocempokoayu. Mereka rela berdesak-desakan tidak lain untuk melihat kondisi mayat yang tersangkut batu di Sungai Menjangan.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: