Minimarket Dilarang Jual Beras Luar Daerah

Lumjang, Motim - Bupati Lumajang, Thoriqul Haq terus membuat kebijakan untuk mendongkrak pertanian di Lumajang. Salah satunya adalah akan melarang minimarket menjual beras dari luar daerah. Harus menjual beras dari Lumajang.
Penyerahan Bantuan Sarana Bidang Pertanian dan Sarana Bidang Perikanan dan Kelautan.
Penyerahan Bantuan Sarana Bidang Pertanian dan Sarana Bidang Perikanan dan Kelautan.
“Kedepan minimarket tidak boleh jual beras Bogor, Jawa Tengah, jual beras luar kota. Harus jual beras Lumajang,” katanya dalam Penyerahan Bantuan Sarana Bidang Pertanina dan Sarana Bidang Perikanan dan Kelautan, Rabu (27/3).

Bukan hanya beras, namun kebijakan ini juga berlaku untuk produk lainnya. Selama ada produk asal Lumajang, minimarket dilarang jual produk yang sama dari luar daerah. “Misalnya saja kopi. Kita akan optimalkan itu,” ucap Thoriq.

Kebijakan ini akan diterapkannya guna mengoptimalkan produk pertanian, perkebunan, perikanan, maupun lainnya yang ada di Lumajang. “Kami membuat kebijakan yang berpihak pada masyarakat. Untuk membuat produk pertanian berdaya saing,” terangnya.

Pemkab Lumajang juga akan terus melakukan pendampingan terhadap produk-produk yang memiliki potensi namun belum optimal. “Kami harus mengoptimalkannya, agar masyarakat menjualnya,” jelasnya.

Selain itu, bupati juga memiliki kebijakan jika setiap ada acara kedinasan di Lumajang, wajib suguhan yang diberikan itu produk-produk asli Lumajang. “Misalnya buahnya pisang agung, jeruk Lumajang, pokoknya wajib produk lokal,” pungkasnya. (fit)