Pelaku Jambret Babak Belur Dihakimi Massa

Lumajang, Motim - Nasib sial dialami oleh seorang pelaku jambret bernama Ageng Supriyanto (20), warga Desa Curah Petung, Kecamatan Kedungjajang. Pemuda gaul itu babak belur dihakimi warga setelah kepergok menjambret dompet milik pengendara sepeda motor.
Kondisi pelaku jambret setelah dihakimi massa
Kondisi pelaku jambret setelah dihakimi massa
Aksi amuk massa itu terjadi di jalan raya Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, Rabu (27/3) sekira pukul 21.00 WIB, sesaat setelah pemuda sial itu menjambret dompet milik Ririn Susniyati (43), warga Dusun Krajan Timur, Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko.

“Masih beruntung ada warga yang menyelamatkan pelaku ini dari amukan massa, lalu diserahkan ke Polsek Sumbersuko. Jika tidak, bisa dihakimi massa lebih parah lagi,” kata Kapolsek Sumbersuko, AKP Edi Santoso, SH.

Menurut pengakuan Ageng Supriyanto, malam itu dia bersama seorang temannya bernama Budi, warga Desa Pajarakan, Kecamatan Randuagung, mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion warna putih tanpa terpasang plat Nopol. “Yang joki motor kata dia Budi. Sedang dia sendiri yang dibonceng,” ujarnya.

Setelah melintas di jalan raya Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, berusaha menyalip sepeda motor yang dikendarai korban, saat berjalan bering-iringan, Budi joki motor langsung mengambil dompet milik korban yang ditaruh di laci dek bawah setir kemudian kabur.

Melihat dompetnya diambil orang, korban terus mengejar pelaku sambil berteriak jambret. Teriakan itu membuat warga banyak yang keluar ke jalan. Kondisi itu membuat pelaku panik lalu tancap gas. Namun, apes menimpanya saat sepeda motor yang dikendarai ngebut, Ageng Supriyanto yang dibonceng jatuh terjungkal dari atas sepeda motornya.

Melihat itu, warga terus berlarian ke lokasi lalu menangkapnya beramai-ramai dan menjadi bulan-bulanan warga yang kesal atas kelakuannya hingga babak belur dibuatnya. Usai mendapat perawatan medis Rumah Sakit Bhayangkara, pelaku terus diboyong menuju Polsek Sumbersuko untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Budi masih diburu oleh Unit Reskrim Polsek Sumbersuko diback Up Tim Cobra Sat Reskrim Polres Lumajang. Dipastikan tak lama lagi tergaet Mas,” ungkapnya.

Masih kata Kapolsek Sumbersuko, setelah dilakukan pengembangan Ageng Supriyanto mengaku apabila sebelumnya pernah melakukan aksi pencurian dengan pemberatan di wilayah Desa Kabuaran, Kecamatan Kunir. Barang yang diambil berupa sebuah telepon genggam alias Hand Phone merk Advance.

Dia juga mengaku pernah melakukan perbuatan yang sama di sekitar GOR Wira Bhakti Lumajang. Barang yang diambil sebuah HP merk Oppo. “Sementara hasil pengembangan baru 2 TKP yang diakui. Dan kasus ini terus kami kembangkan,” pungkasnya.(cho)