Sempat Dirawat Intensif, Napi Teroris Meninggal di Rumah Sakit

Lumajang, Motim - Salah satu narapidana teroris yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Lumajang meninggal dunia. Wagiyono bin Suwandi meninggal setelah menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Haryoto. Ia meninggal, Senin (4/3) pagi.
Kasi Binadik, Martono
Kasi Binadik, Martono
Kasi Binadik Lapas Kelas II B Lumajang, Martono menyampaikan, Wagiyono meninggal sekitar pukul 8 pagi. Diketahui Ia menderita sakit liver. Pria berusia 44 tahun itu, sudah sekitar 2 minggu dirawat di rumah sakit.

Di hari yang sama, jenazah langsung dibawa ke tempat asalnya. Di Desa Gempol, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. “Sudah dibawa oleh keluarganya,” ucap Martono pada Memo Timur, Selasa (5/3).

Martono mengatakan, jenazah dibawa ke rumah duka menggunakan Ambulance. Kemudian tidak ada pengawalan khusus terhadap Ambulance itu dalam perjalanan. “Kita sudah serah terima di rumah sakit, yang ke sana hanya keluarga dan Ambulance,” terang Martono.

Wagiono sendiri sudah menjalani 6 tahun masa hukuman dari 10 tahun vonis hukuman yang diterimanya. Atau semestinya Ia akan bebas pada 2023 mendatang. Sebelum dititipkan di Lumajang, Ia sempat menghuni Lapas Lowokwaru Malang.

Martono menambahkan, saat ini di Lapas Kelas II B Lumajang masih tersisa 1 orang napi teroris yang masih menjalani masa tahanan. “Tinggal satu orang, kondisinya sehat-sehat saja,” pungkasnya. (cho/fit)