Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Penertiban APK beberapa waktu lalu. (fit)
Lumajang, Motim - Penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Lumajang akan dilakukan lagi. APK yang pemasangannya melanggar aturan, bakal dicopoti oleh petugas. Rencananya, pada Senin (11/3) penertiban itu akan dilakukan.

Kepala Satpol PP Lumajang, Drs. Basuni mengatakan, penertiban ini akan dilakukan oleh pihaknya bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lumajang. Petugas akan melakukan penyisiran di pinggir jalan protokol di sejumlah kecamatan.

"Jika ditemukan banner atau baliho dari partai atau caleg-caleg yang melanggar, langsung kita lepas," katanya pada Memo Timur, Jumat (8/3) pagi.

Penertiban kembali dilakukan, karena berdasarkan laporan Bawaslu, ada banyak pemasangan APK yang kembali ditemukan melanggar. Diantaranya ada yang dipaku di pohon dan juga dipasang di fasilitas milik pemerintah seperti di tiang listrik.

"Kita akan menertibkan di Kecamatan Lumajang, Sukodono, Tempeh, Pasirian, dan di kecamatan lainnya," ucapnya.

Selanjutnya, APK yang dicopoti oleh petugas ini akan dibawah ke Kantor Bawaslu. Akan disimpan disana sebagai barang bukti. Dikumpulkan bersama dengam APK yang sebelumnya juga dicopoti oleh petugas.

Seperti diketahui, sebelumnya penertiban juga telah dilakukan oleh petugas. Hasilnya lebih dari 280 APK yang berhasil ditertibkan. Jenis APK yang melanggar itu merata, ada yang dari Caleg DPRD Lumajang, Provinsi, maupun Pusat.

"Merata dari berbagai partai. Bukan hanya Caleg dari Lumajang saja," ujar Basuni.

Lanjutnya, sebelum penertiban dilakukan, tentunya sudah ada peringatan yang telah diberikan. Pada pihak terkait atau partai politik. Peringatan itu dilakukan oleh Bawaslu yang memiliki wewenang.

"Kalau peringatan, itu dari pihak Bawaslu. Kita hanya menertibkan sesuai dengan laporan dari Bawaslu," pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: