Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Selain Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, tahun ini Lumajang juga masih memiliki hajatan demokrasi yang besar. Yakni Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang bakal diikuti oleh 158 desa.

Pelantikan Pj Kades beberapa waktu lalu
Pelantikan Pj Kades beberapa waktu lalu
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Patria Dwi Hastiadi menuturkan, ini merupakan Pilkades serentak untuk gelombang ketiga. Saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi dan persiapan.

“Kemudian kita ajukan ke bupati, jika ada persetujuan, nanti kita sampaikan tahapannya,” ucapnya pada wartawan, Rabu (13/3). Sehingga Ia belum bisa memastikan kapan Pilkades serentak digelar. Namun batasannya, adalah di akhir tahun.

Pilkades serentak sudah mulai digelar pada 2016 silam. Untuk gelombang pertama ada 32 desa yang mengikuti. Kemudian gelombang kedua, ada 8 desa yang ikut. Memang Pilkades serentak ini, tidak bisa diikuti oleh semua desa yang ada.

“Karena ada beberapa pertimbangan. Diantaranya berakhirnya masa jabatan kades, ketersediaan PNS untuk menjadi Pj Kades, dan anggaran,” ungkapnya.

Untuk gelombang ketiga ini, adalah 158 desa yang belum terjaring di Pilkades serentak sebelumnya. “Kita lihat masa jabatan kades, paling banyak berakhir di Desmber, akhir tahun ini,” terangnya.

Patria menegaskan, dalam Pilkades serentak, sesuai aturan, pihak desa dilarang melakukan pungutan atau meminta iuran bagi calon kades. Karena sudah ada anggaran dari Pemkab. Jika ada kekurangan bisa ditambah dari dana yang ada di pemerintah desa.

“Tidak boleh ada tarikan, sejak ada Pilkades serentak,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: