Tera Ulang Lebih Mudah, Konsumen Tidak Dirugikan

Peresmian Gedung Unit Metrologi Legal. (*) 
Lumajang, Motim - Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan dengan adanya Kantor Unit Metrologi Legal di Lumajang, masyarakat lebih dipermudah dalam melakukan tera ulang. "Semoga bisa dimanfaatkan dan digunakan secara maksimal," katanya.

Hal itu Ia sampaikan saat meresmikan Gedung Unit Metrologi Legal Dinas Perdagangan, Kamis (28/2). Gedung baru itu berada di Desa Karangsari Kecamatan Sukodono.

Indah menilai bahwa alat ukur dagang merupakan sesuatu yang penting dalam proses jual beli. “Dengan melakukan tera secara berkala, merupakan salah satu cara melindungi hak konsumen dan pedagang agar tidak saling dirugikan,” ucapnya.

Untuk itu, Indah mengimbau agar kepada masing-masing Kepala Pasar memberitahukan mengenai pentingnya tera ulang. “Selain itu, ia juga mengingatkan agar kantor Unit Metrologi Legal dipasang SOP Pelayanan Masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Standarisasi dan Metrologi Legal Regional II Yogyakarta, Anis Zukri mengapresiasi atas berdirinya unit metrologi legal di Lumajang. Karena di beberapa Kabupaten/Kota lainnya belum mendirikan unit.

Pelaksanaan metrologi legal memberikan jaminan kepada konsumen yang menggunakan alat ukur saat transaksi perdagangan. "Fasilitas disini sudah lengkap, sehingga kedepan unit ini bisa melayani masyarakat dengan secara dekat dan langsung," pesan Anis.

Lanjutnya, ia mengharapkan Dinas Perdagangan ikut menyukseskan metrologi legal agar terwujudnya daerah tertib ukur. Saat ini di Lumajang ada 2 pasar tertib ukur, yaitu Pasar Sukodono dan Pasar Pasirian. (fit)