21 Petugas Pemilu Sakit, Ada yang Sampai Stroke

Pemeriksaan kesehatan pada petugas Pemilu. (*)
Lumajang, Motim - Tak sedikit petugas Pemilihan Umum (Pemilu) di Lumajang yang harus jatuh sakit selama menjalankan tugasnya. Laporan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lumajang, hinga saat ini jumlahnya sudah ada 21 orang petugas.

“Ada yang sakit, kecelakaan mau ngambil logistik, ada yang jautuh dan akhirnya stroke,” kata Syamsul, Divisi Perencanaan dan Data KPU Lumajang pada sejumlah wartawan, Selasa (23/4).

Petugas yang jatuh sakit ini, rata-rata disebabkan karena kelelahan saat menjalankan tugas. Sementara untuk petugas yang meninggal dunia, di Lumajang ada 2 orang. Dua-duanya merupakan petugas keamanan dari Linmas (Perlindungan Masyarakat).

“Kita sangat merasa kehilangan pada teman-teman yang telah bertugas ini,” katanya saat ditemui di Kantor KPU.

Kepada petugas yang meninggal dan sakit, KPU menyebut telah memberikan dana bantuan kepada mereka. “Kita berikan santunan, meskipun yang kita berikan tidak bisa lebih,” ujar Syamsul.

Ia pun berharap tidak ada lagi petugas penyelenggara yang meninggal ataupun jatuh sakit lagi. “Semoga teman-teman penyelnggara dari KPPS, PPS, PPK, saksi, Panwascam, dan lainnya semuanya sehat. Sampai proses pemilu serentak ini selesai,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi adanya korban lagi, lanjutnya di tiap kecamatan saat ini sudah ada petugas medis dan ambulans yang siaga. Hal ini sesuai dengan instruksi dari Bupati Lumajang Thoriqul Haq. “Sejak 3 hari yang lalu,” pungkasnya. (fit)