4 Komplotan Begal Berhasil Diringkus, Penadah Ranmor Kabur

Lumajang, Motim - Komplotan pelaku begal sadis yang sangat meresahkan masyarakat Lumajang dan sekitarnya sejak beberapa bulan terakhir ini, akhirnya berhasil ditangkap oleh Tim Cobra Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Lumajang di lokasi yang berbeda.

Sejumlah BB saat diamankan
Sejumlah BB saat diamankan.

Komplotan begal yang punya peran berbeda-beda itu adalah Ahmad Nizer (20), Sahroni (20), Hosy Priandi (24), dan Muhamad Syamsudin (23). Mereka berempat diketahui merupakan warga Dusun Kedungsari, Desa Kedungmoro, Kecamatan Kunir.

“Mereka berempat ditangkap minggu kemarin, dengan tindakan tegas terukur pada kakinya, karena berusaha kabur dan menyerang petugas,” kata Kasat Reskrim, AKP Hasran, SH, M.Hum mendampingi Kapolres, AKBP DR. Muhamad Arsal Sahban.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap keempat pelaku, diperoleh keterangan apabila komplotannya sudah beraksi di banyak tempat. Sepeda motor hasil pembegalannya kata mereka dijual kepada Ahmad Mulyono (53), warga Dusun Sumur Desa Sumberingin, Kecamatan Klakah.

Dari keterangan itu, Tim Cobra Sat Reskrim Polres Lumajang terus bergerak mendatangi rumah Ahmad Mulyono lalu menggerebeknya. Tapi sayang, Ahmad Mulyono berhasil kabur dari sergapan Tim Cobra.

“Dalam penggerebekan itu, Tim Cobra berhasil mengamankan Ahmad Rofi'i (20), warga setempat yang diduga terlibat dalam perkara ini. Perannya masih kami dalami,” ujarnya.

Lanjut Kasat Reskrim, dalam penggerebekan itu, Tim Cobra berhasil mengamankan beberapa barang bukti diantaranya 5 unit sepeda motor berbagai merk, 3 buah STNK, 1 senapan angin, 3 buah senjata tajam jenis clurit, 1 buah ketapel, 11 plat Nopol kendaraan dan beberapa protolan mesin dan rangka kendaraan.

4 unit sepeda motor ditemukan di sekitar hutan tak jauh dari rumahnya ditutupi semak-semak. 1 unit sepeda motor lagi ditemukan di dalam kandang sapi milik pelaku ditutupi rumput pakan sapi.

Melihat fakta-fakta yang ada, dia bukan sekedar penadah sepeda motor curian saja. Melainkan juga pelaku langsung kejahatan jalanan alias begal.

Pihaknya menghimbau agar segera menyerahkan diri. Karena sampai kapan pun Tim Cobra terus memburunya. “Sudah kami tetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). Dipastikan segera tertangkap,” tegasnya.(cho)