Amankan Pemilu, 2 Petugas Linmas Meninggal

Proses pemakaman jenazah. (*) 
Lumajang, Motim - Demi ikut mengamankan dan melancarkan Pemilihan Umum (Pemilu) di Lumajang, ada 2 petugas Linmas (Perlindungan Masyarakat) meninggal dunia. Dua petugas itu meninggal di waktu dan tempat berbeda.

Petugas bernama Solihin meninggal di hari pencoblosan, Rabu (17/4). Ia adalah warga Desa Pulo Kecamatan Tempeh yang bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 24. Pria berusia 46 tahun itu meninggal dunia karena kelelahan saat bertugas.

“Sekitar pukul 2 siang, karena kecapekan,” kata Kepala Satpol PP Lumajang Basuni pada Memo Timur.

Sebelum meninggal, Solihin mengeluh pusing saat proses penghitungan suara di TPS. Kemudian Ia dibawa ke Puskesmas Gesang. Namun nyawanya tidak tertolong, Ia menghembuskan nafas terakhir disana.

“Kita sudah memberikan uang duka ke pihak keluarga,” kata Basuni.

Sementara petugas lainnya yang meninggal dunia dilaporkan Polres Lumajang. Sukri yang bertugas di TPS 13 Desa Kaliuling Kecamatan tempursari meninggal, Kamis (18/4). Pria tua berusia 60 tahun ini mengeluh sakit sejak proses pendistribusian logistik, Selasa (16/4).

Saat mengawal pendistribusian kotak suara dari PPS ke TPS, Sukri mengeluh sakit. Sehingga sesampai di TPS, Ia kemudian kembali lagi ke balai desa dan minta untuk diganti. Karena merasa sudah tidak kuat jaga.

Sukri awalnya hanya dirawat di rumahnya sendiri. Namun kondisinya terus memburuk. Sehingga kemudian Ia harus dibawa ke Puskesmas Pronojiwo dan menjalani perawatan disana. Ia juga akhirnya menghembuskan nafas terakhir di pusksmas.

Dengan adanya dua kejadian ini, Kapolres Lumajang AKBP M. Arsal Sahban menyampaikan, keduanya adalah pahlawan demokrasi. “Mereka ikut andil dalam mensukseskan pemilu serentak tahun 2019,” ujarnya.

Karena menurutnya, dua petugas ini sudah menjaga ribuan suara masyarakat dengan mempertaruhkan jiwa raga. Mereka bersama-sama dengan petugas keamanan dari POLRI dan TNI.

“Mereka melakukan pengawalan kotak suara dan penjagaan proses penghitungan suara yang waktunya tidak sebentar. Pasti proses tersebut sangat melelahkan,” pungkasnya. (fit)