Bawaslu Mulai Lakukan Pemeriksaan Dugaan Politik Uang


Ketua Bawaslu Lumajang Amin Shobari.
Lumajang, Motim - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lumajang mulai mengagendakan pemeriksaan kepada pihak terkait dugaan politik uang di Desa/Kecamatan Pronojiwo. Pada Selasa (23/4) sejumlah orang dijadwalkan akan diperiksa.

Bawaslu telah melayangkan undangan pada pihak terkait untuk datang ke Sekretariat Bawaslu. Namun di hari itu, hingga pukul 15.00 WIB, nampaknya yang bersangkutan tidak datang untuk memenuhi undangan tersebut.

“Iya mas, kita undang, tapi belum hadir,” kata Ketua Bawaslu Lumajang Amin Shobari pada Memo Timur.

Namun Ia enggan menjelaskan, siapa pertama kali orang yang dijadwalkan hadir di Bawaslu untuk dilakukan pemeriksaan itu. Apakah itu dari pihak pelapor, terlapor, apakah saksi-saksi dalam temuan ini.

Seperti diketahui, Bawaslu Lumajang memastikan jika laporan temuan politik uang itu memenuhi unsur untuk diproses oleh pihaknya. Karena sudah ada saksi, ada barang bukti, dan juga pelakunya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamanan dari pelaku adalah 3 amplop yang masing-masing berisi uang Rp 30 ribu. Atau total Rp 90 ribu.Uang tersebut akan dibagikan di Desa Pronojiwo, namun kemudian pelaku ditangkap oleh warga dan melaporkan kejadian ini.

Laporan politik uang ini resmi masuk ke Bawaslu terhitung per 18 April 2019. Kemudian batas waktu untuk penyelesaian temuan tersebut maksimal 14 hari kerja. Beda dengan Pilkada yang diproses 7 hari. (fit)