Dalam 4 Bulan, Ada 6 Kasus Pemerkosaan Dibawah Umur

Kanit PPA Ipda Samsul Hadi.
Lumajang, Motim - Selama empat bulan terakhir ini terhitung mulai Januari sampai dengan April 2019, unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Lumajang telah menangani enam perkara persetubuhan terhadap anak dibawah umur.

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran, SH, M.Hum melalui Kanit PPA Ipda Samsul Hadi menuturkan, perkara persetubuhan terhadap anak dibawah umur yang terjadi di wilayah Kecamatan Tekung, proses pemeriksaannya sudah selesai dilakukan dan sebentar lagi akan dilimpahkan ke JPU Kejaksaan Negeri Lumajang.

Tersangka dalam perkara ini juga sudah diamankan di rumah tahanan Polres Lumajang. Perkara kedua terjadi di wilayah hukum Polsek Kunir. Proses pemeriksaannya pun sudah rampung dikerjakan. Tapi, tersangkanya melarikan diri dan hingga saat ini masih dalam pengejaran tim Resmob.

“Tersangka dalam perkara ini, masih dalam pencarian tim Resmob. Kami juga sudah berkoordinasi dengan jajaran tim Resmob Polres tetangga semisal Polres Jember, Probolinggo, termasuk Polda Bali Mas,”kata Samsul kepada Memo Timur Rabu (243/4).

Lanjut Samsul, empat perkara yang sama sudah ditangani oleh unit PPA dan saat ini masih dalam proses lidik. Adapun rinciannya 2 perkara terjadi di wilayah hukum Polsek Senduro, dimana orang yang diduga sebagai pelakunya juga kabur.

Dua perkara lagi terjadi di wilayah hukum Polsek Tempeh. Dimana antara korban dengan pelaku sama-sama masih dibawah umur dan pelaku sendiri dalam pengawasan unit PPA.”4 bulan di awal 2019, PPA tangani enam perkara. Dua perkara hendak dilimpahkan, empat perkara masih dalam lidik,”jelasnya. (cho)