Jelang Puasa, Razia Tempat Maksiat Segera Dilakukan

Kepala Satpol PP Basuni.
Lumajang, Motim - Jelang bulan puasa, petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama petugas gabungan akan kembali melakukan razia. Kegiatan akan dilakukan di tempat yang rawan digunakan maksiat. Seperti kos-kosan, wisma, dan hotel.

Razia yang dilakukan itu untuk menyisir adanya pasangan yang bukan suami-istri. “Nanti pasangan yang kena jaring akan kita bawa ke kantor, untuk pembinaan," kata Kepala Satpol PP Lumajang Basuni di Pemkab Lumajang, Selasa (30/4).

Tapi kapan razia itu akan dilakukan, menjadi rahasia dan juga mendadak pelaksanannya. "Namanya razia, sewaktu-waktu akan kita lakukan tanpa pemberitahuan. Kalau bocor, gak ada hasil," ujar Basuni pada sejumlah wartawan.

Bukan hanya itu, eks-lokalisasi juga akan menjadi sasaran. Seperti Dolog, Asem Telu, dan Bebekan. Hal ini dilakukan, karena Satpol PP akan memastikan di tempat tersebut tidak ada lagi aktifitas prostitusi disana.

Selama ini pihaknya sudah sering dilakukan razia disana. Namun memang, Ia tidak memungkiri jika setelah razia kembali ada kegiata prostitusi disana. Hal itu diketahui ketika ada laporan kembali dari masyarakat.

“Sehingga dalam seminggu, kita bisa sampai 1-2 razia yang kita lakukan,” ucapnya

Pelaksanaan razia ini, sesuai dengan instruksi dari Bupati Lumajang Thoriqul Haq. Karena menginginkan Lumajang bebas dari tempat prostitusi. Apalagi jelang bulan puasa, razia dilakukan, agar umat muslim bisa lebih khusyuk dalam menjalankan ibadah. (fit)