Kapolres: Negara Bisa Ricuh karena Hoaks

Lumajang, Motim - Kapolres Lumajang, AKBP M. Arsal Sahban mengatakan hoaks sangat berbahaya dalam keamanan dan keberlangsungan bernegara. Untuk itu Ia menghimbau kepada masyarakat agar menjauhi hoaks.
Kapolres Lumajang
Kapolres Lumajang
“Presiden Afganistan berpesan kepada kita agar waspada terhadap Hoaks yang beredar, karena negara mereka ricuh karena hoaks, akhirnya bunuh-bunuhan, padahal sesama agama,” kata Kapolres Lumajang di gedung NU Lumajang.

Arsal menambahkan, belakangan ini semakin banyak hoaks yang berkeliaran di medsos. “Pengguna Medsos di Indonesia sekitar 40% dari seluruh penduduk. Dan kita tiap hari membukanya, mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi tidak lepas dari Medsos,” lanjut Arsal.

Menurut Arsal, maraknya hoaks yang beredar dikarenakan memang di produksi, karena memang banyaknya permintaan, sehingga menjadi lahan bisnis bagi penyedia jasa tersebut. “Menurut Data orang bisa mendapatkan 1 Milyar dalam Setahun dari Satu Akun,” jelas Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan trik agar tidak mudah terkena hoaks. Salah satunya adalah masyarakat harus meningkatkan rasa kritis terhadap berita yang ada, jangan ditelan mentah-mentah.

“Selain itu, Masyarakat harus saring dulu sebelum Sharing. Aktiflah bertanya kepada yang ahli dalam masalah hal tersebut. Seperti masalah keputusan Munas NU tentang Kafir yang kemudian digoreng, dan menjadi banyak hoaks,” lanjut Arsal. (*/fit)