Kondisi Tutik Handayani, Perempuan yang Menderita Wajah Sumbing

Bupati melihat kondisi Tutik Handayani. (*)

Lumajang, Motim - Bupati Lumajang Thoriqul Haq melihat langsung kondisi Tutik Handayani di Desa Uranggantung Kecamatan Sukodono, Rabu (24/4). Perempuan berusia 20 tahun itu menderita penyakit langka, yakni facial cleft atau wajah sumbing. 

Thoriq menyampaikan, kehadirannya untuk memberikan semangat agar Tutik bisa kembali melakukan operasi. Karena Pemkab Lumajang dan pihak lainnya juga akan siap membantu dalam operasi tersebut.

“Banyak program, Baznas Lumajang juga terlibat dalam program ini, Universitas Airlangga khususnyaRumash Sakit Universitas Airlangga juga terlibat, kami Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi juga terlibat, tinggal semangat saja untuk tindakan operasi lagi,” ujarnya.

Tutik Handayani diketahui mengalami kelainan tersebut sejak lahir. Tutik sebelumnya telah mendapatkan operasi sebanyak 7 kali di Rumah Sakit Universitas Airlangga. Karena sempat pasrah dengan kondisinya akhirnya hampir selama 3 tahun terakhir tidak melanjutkan operasi.

“Kita akan terus memberikan semangat karena akan beberapa operasi lagi untuk penyempurnaannya, seperti bola mata dan rahang yang memerlukan tindakan operasi lanjutan,” jelasnya.

Lanjutnya, Pemkab Lumajang akan melakukan pendampingan proses pengobatan Tutik. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi agar proses pengobatannya berjalan lancar.

“Keluarga sudah komunikasi intens dengan Rumah Sakit Airlangga tinggal komunikasi kembali melanjutkan yang sebelumnya, karena juga sudah sering kesana, yang itu menjadi bagian dari proses operasi yang sudah dilaksanakan sebelumnya,” pungkasnya. (fit)