KPU: Masa Tenang, Semua APK Harus Ditertibkan

Lumajang, Motim - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lumajang mengingatkan pada masa tenang Pemilu semua Alat Peraga Kampanye (APK) sudah harus ditertibkan. Masa tenang dimulai pada 14 April atau H-3 pelaksanaan Pemilu.

Bupati menertibkan APK di masa tenang
Bupati menertibkan APK di masa tenang.
“Penertiban dilakukan oleh peserta Pemilu sendiri,” kata Muhammad Ridhol Mujib, Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU saat Ngopi Bareng jelang Masa Tenang Pemilu di Istana Kuliner, Jumat (12/4).

Ia berharap, penertiban bisa dilakukan hingga tingkat bawah. Serta peserta Pemilu bisa berperan aktif untuk melakukan penertiban sendiri. Namun jika sampai H-1 masih ada APK yang belum ditertibkan, maka Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan menindak.

“Bawaslu berkoordinasi dengan Satpol PP Lumajang bisa melakukan penertiban,” ucapnya.

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq bersama Satpol PP berinisiatif melakukan penertiban APK, Minggu (19/4). Namun APK yang ditertibkan oleh bupati lebih difokuskan pada APK miliknya atau Partai PKB.

“Ya ini, saya akan mencopoti banner-banner. Baik atribut caleg, capres dan partai politik, semua. Alat peraga kampanye termasuk punya Saya sendiri,” tuturnya.

Ia memerintahkan, pada Satpol PP untuk menertibkan seluruh atribut kampanye yang masih ada di sepanjang tepi jalan. Menurutnya, memasuki hari-hari tenang menjelang pelaksanaan Pemilu harus benar-benar tenang, tanpa ada kegiatan kampanye dalam bentuk apapun.

Bupati menjelaskan pencopotan atribut tersebut harusnya dilakukan oleh masing-masing partai politik. “Seharusnya partai mencopot sendiri, caleg sendiri mencopot sendiri. Itu baiknya begitu,” pungkasnya. (fit)