KPU Pastikan Pengamanan dalam Pendistribusian Logistik Pemilu Ketat

Lumajang, Motim - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lumajang sudah melakukan persiapan dalam pendistribusian logistik Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Sesuai jadwal, pendistribusian akan dilakukan pada 13-15 April mendatang.
Logistik Pemilu di gudang KPU
Logistik Pemilu di gudang KPU
KPU pun memastikan dalam pendistribusian nanti, pengamanan akan dilakukan secara ketat oleh petugas. Pengamanan dilakukan dari gudang logistik KPU hingga ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) nantinya.

“Pengamanan akan dilakukan oleh polisi, TNI, Satpol PP, Dishub, Binmas juga. Selain dari Bawaslu sendiri, semua ikut mengawal,” kata Ketua KPU Lumajang, Siti Mudawiyah pada Memo Timur, Selasa (9/4).

Jumlah petugas keamanan yang akan dikerahkan, nantinya dari masing-masing satuan keamanan yang akan menentukan. “Jumlah petugas yang akan dikerahkan, sesuai dengan nota kerja masing-masing. Sudah ada SOP-nya sendiri-sendiri,” ungkapnya.

Mulai 13 April mendatang, semua kebutuhan logistik Pemilu akan didistribusikan ke semua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Logistik akan berada di kecamatan masing-masing hingga 15 April sebelum didistribusikan lagi ke bawah.

“Nanti pada 16 April, dari kecamatan ke desa-desa atau PPS (Panita Pemungutan Suara). Baru dari desa ke masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS),” jelasnya.

Ia menegaskan, tidak ada masalah dalam pendistribusian logsitik di Lumajang. Karena semua daerah di Lumajang menurutnya mudah dijangkau. “Tidak ada pulau, semua masih bisa dijangkau dengan roda empat,” jelasnya.

Belajar dari Pilkada serentak lalu, Mudawiyah menegaskan, tidak ada permasalahan dalam proses pendistribusian. “Memang ada sejumlah desa yang harus dijangkau dengan menggunakan motor,” katanya.

Dengan adanya pengamanan yang ketat ini, KPU juga memastikan tidak ada kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu. Karena KPU sudah melaksanakan tugasnya sesuai dengan aturan dan prosedur. Sehingga Ia berharap tidak ada lagi tuduhan-tuduhan miring pada KPU. (fit)