Penuhi Unsur, Bawaslu Segera Investigasi Temuan Politik Uang

M. Yunus, Komisioner Bawaslu Lumajang Divisi Penindakan Pelanggaran.
Lumajang, Motim - Dugaan politik uang yang terjadi sebelum hari coblosan di Desa/Kecamatan Pronojiwo terus didalami. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lumajang memastikan jika laporan temuan politik uang itu memenuhi unsur. Sehingga akan segera dilakukan investigasi pada bersangkutan.

“Setelah kita ke Pronojiwo untuk memastikan laporan itu, ternyata memenuhi unsur. Ada saksi, ada barang bukti, dan pelakunya,” kata M. Yunus, Komisioner Bawaslu Lumajang Divisi Penindakan Pelanggaran pada Memo Timur, Kamis (18/4).

Adapun barang bukti yang berhasil diamanan dari pelaku adalah 3 amplop yang masing-masing berisi uang Rp 30 ribu. Atau total Rp 90 ribu.Uang tersebut akan dibagikan di Desa Pronojiwo, namun kemudian pelaku ditangkap oleh warga dan melaporkan kejadian ini.

“Pelakunya satu orang, saksinya ada 3 orang,” terang Yunus.

Namun meksi sudah dipastikan memenuhi unsur laporan, pihak Bawaslu tidak bisa langsung melakukan investigasi untuk memecahan kasus ini. Karena keesokan harinya sudah hari pemungutan suara.

“Kita fokus dulu di pemungutan suara dan juga rekap suara,” ujarnya.

Sehingga oleh Bawaslu investigasi diagendakan pada pekan depan. Pelaku yang tertangkap dan 3 saksi itu akan diperiksa. Namun sejauh ini, Yunus masih enggan menyebat, siapa caleg yang diduga terlibat dalam temuan politik uang ini.

“Kita belum investigasi ke yang bersangkutan, jadi belum tahu siapa calegnya,” ungkap dia.

Laporan politik uang ini resmi masuk ke Bawaslu terhitung per 18 April 2019. Kemudian batas waktu untuk penyelesaian temuan tersebut maksimal 14 hari kerja. “Jika Pilkada 7 hari, kalau Pemilu 14 hari kerja,” pungkasnya. (fit)