Polres Akan Panggil Penghina Kiai NU

Kasat Reskrim AKP Hasran SH M.Hum.
Lumajang, Motim - Polres Lumajang akan menindaklanjuti kasus penghinaan atau ujaran kebencian yang menimpa sejumlah kiai Nahdlatul Ulama (NU). Polres segera memanggil pelaku dan juga pihak terkait untuk dimintai keterangan dalam hal ini.

Tindaklanjut ini dilakukan, setelah surat pengaduan dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gerakan Pemuda Ansor Lumajang dilayangkan pada Kapolres AKPB M. Arsal Sahban. Kemudian surat itu dilimpahkan pada Sat Reskrim.

“Dari kapolres di disposisikan ke kita. Saat ini masih dalam tahapan penyelidikan,” kata Kasat Reskrim AKP Hasran SH M.Hum, Selasa (23/4).

Dalam waktu dekat, pihak-pihak terkait itu akan dipanggil olehnya untuk dimintai keterangan lebih dalam. Setelah itu, baru akan diketahui apa keputusan yang tepat untuk kedua belah pihak dalam kasus ini.

“Nanti juga akan kita pertemukan kedua belah pihak,” ungkapnya.

Jika dalam kasus ini, kedua belah pihak bisa bersepakat untuk damai, maka tentunya akan berakhir damai. “Misalkan ada iktikad baik dari kedua belah pihak, kita bantu untuk mengondsikan hal itu,” ujar Asran.

Memang dari pihak Ansor juga berharap, secepatnya kasus ini bisa ditindaklanjuti oleh kepolisian. Penghinaan pada sejumlah kiai NU di salahsatu grup whatsapp itu sempat beredar luas di media sosial. (cho/fit)