Tiap Tahun, 500 Lebih TKI Lumajang ke Luar Negeri

Lumajang, Motim - Jumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Lumajang nampaknya begitu besar. Dari data Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Lumajang, tercatat tiap tahun ada 500 lebih TKI resmi yang berangkat ke luar negeri.
Kepala Disnaker Lumajang, Suharwoko
Kepala Disnaker Lumajang, Suharwoko
“Sebagaimana diketahui, Kabupaten Lumajang dikenal sebagai kantong TKI,” kata Kepala Disnaker Lumajang Suharwoko, saat bertindak sebagai Inspektur Upacara Bendera di Halaman Kantor Bupati, Senin (1/4) pagi.

Lanjutnya, kebanyakan TKI asal Lumajang berangkat ke 2 negara, yakni Taiwan dan Hongkong. Namun Ia menyayangkan masih ada banyak warga Lumajang yang diduga sengaja menjadi TKI tanpa mengurus administrasi atau menjadi TKI ilegal.

Sehingga menurutnya, jumlah TKI asal Lumajang bisa lebih banyak lagi jika ditambahkan yang ilegal itu. Namun untuk yang ilegal tentunya tidak bisa dihitung berapa jumlahnya. Karena tidak melapor ke Disnaker Lumajang.

“Sedangkan, yang melalui jalur ilegal, diperkirakan jumlahnya juga cukup besar,” ucapnya.

Suharwoko pun menghimbau agar warga Lumajang yang hendak menjadi TKI, untuk mematuhi ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah. Karena menjadi TKI ilegal, menurutnya ada banyak resiko yang akan dihadapi.

“Karena, seringkali TKI yang bermasalah, adalah mereka yang menjadi TKI melalui jalur ilegal. Sehingga ketika TKI ilegal menghadapi masalah hukum, pemerintah tidak bisa memberikan perlindungan hukum,” ucapnya.

Ia juga mengajak seluruh ASN di Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk turut memberikan informasi kepada masyarakat. Terkait pentingnya jalur resmi jika ingin bekerja menjadi TKI. (fit)