Uji Terbang Paralayang Dilakukan 2 Hari di Gunung Wayang

Uji terbang paralayang di Gunung Wayang. (*)
Lumajang, Motim - Tim dari Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Jawa Timur telah malakukan uji terbang di Gunung Wayang selama 2 hari. Pada 24-25 April. Uji terbang dilakukan untuk memastikan lokasi di Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro itu layak jadi wisata paralayang.

Pada hari pertama, sudah dilakukan berkali-kali uji tebang. Hasilnya, harus ada sejumlah pembenahan harus dilakukan agar penerbangan yang dilakukan bisa maksimal. Diantarnya penentuan titik turun atau landing.

“Ada posisi yang perlu digeser,” kata Arik Tohari yang iut mendapampingi Tim FASI.

Setelah uji terbang pertama itu, tim menemui Bupati Lumajang Thoriqul Haq pada malam harinya. Dengan hasil tersebut, rencana terbang tandem bersama bupati kesokan harinya pun harus dibatalkan.

“Karena melihat kondisinya seperti itu, sehingga tidak memungkinkan,” ujarnya. Di hari kedua, uji terbang kembali dilakukan.

Banyak warga masyarakat yang berharap rencana ini bisa jadi kenyataan. Karena Lumajang bakal memiliki destinasi wisata baru yang diprediksi bisa menarik jumlah wsiatawan dalam jumlah yang besar.

Bahkan rencana ini sudah mendapat respon positif dari masyarakat setempat. Bukan hanya pemerintah desa disana, para pemuda juga bergerak untuk membantu demi melancarkan rencana tersebut.

Selain di Gunung Wayang, lokasi lain yang diproyeksikan jadi lokasi wisata yang sama adalah Pantai Watu Godeg Kecamatan Tempursari. Karena selain dengan lokasi pegunungan, opsi kedua adalah pantai. (fit)