Warga Pasirian dan Tempeh Ditetapkan sebagai DPO

Lumajang, Motim - Tiga orang yang disebut ikut terlibat dalam aksi pencurian sapi di sejumlah tempat oleh komplotan Husnan Fauzi Cs yang kini sudah meringkuk di rumah tahanan Polres Lumajang hingga kini belum tertangkap.
foto 3 DPO
foto 3 DPO.
Penyidik Sat Reskrim Polres Lumajang telah menetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). Kasat Reskrim, AKP Hasran, SH, M.Hum mengatakan, tiga orang itu adalah Neran (35) dan Ainul Hais (31), keduanya warga Desa Pandawangi, Kecamatan Tempeh dan Nesab (45), warga Desa Bago, Kecamatan Pasirian.

“Kami berharap ketiganya segera menyerahkan diri, sebelum Tim Cobra melakukan penangkapan,” tuturnya.

Awalnya, pada akhir bulan Februari kemarin, Husnan Fauzi, Orep dan Tinggal, warga Dusun Kali Kembar, Desa Selok Anyar, Kecamatan Pasirian, juga Busiri dan Andri keduanya warga Dusun Krajan Desa Bago, Kecamatan Pasirian juga Amiri, warga Dusun Keloran, Desa Kaliwungu, Kecamatan Tempeh bersama ketiga DPO melakukan aksi pencurian sapi milik Sukir, warga Dusun Tabon, Desa Bades, Kecamatan Pasirian.

Berkat kerja keras Tim Cobra beberapa jam kemudian, sapi milik korban berhasil ditemukan di sebuah kandang sapi milik warga Desa Selok Anyar. Tak hanya itu, Tim Cobra juga berhasil menangkap 6 pelaku di lokasi berbeda.

Dari pengakuan keenam pelaku itu diperoleh keterangan jika Neran Andri juga Nesab terlibat. Namun, setelah dilakukan pencarian, Tim Cobra gagal menemukannya.

“Kami himbau agar segera menyerahkan diri juga tidak ada. Terpaksa kami tetapkan sebagai DPO. Warga yang mengetahui keberadaannya segera melaporkan ke Polres Lumajang atau Polsek terdekat,” ungkap Hasran.(cho)