10 Tahun Tidak Bertemu, Anak Cari Ibu yang Hilang sejak 2008

Lumajang, Motim - Kunyil Siti Fatimah (49), hanya bisa pasrah. Karena sudah 10 tahun lebih tidak bertemu dengan ibunya, Sulastri (69). Untuk mencari dimana keberadaan ibunya, tak tahu harus mencari dimana. Ia juga berharap ibunya masih hidup dan bisa segera ketemu atau kembali pulang.
Kunyil dan saudaranya saat mendatangi Memo Timur
Kunyil dan saudaranya saat mendatangi Memo Timur
Dalam upaya menemukan ibunya itu, Ia telah melapor ke Polsek Tekung. Sulastri diketahui telah meninggalkan rumah yang berada di Dusun Pandanwangi RT 12 RW 04 Desa Tukum, Kecamatan Tekung sejak 2008.

Ia menceritakan, ciri-ciri ibunya dengan tinggi sekitar 150 sentimeter, rambut keriting beruban, warna kulit sawo matang. Diketahui ibunya juga mengalami gangguan jiwa. Namun sayangnya, Ia tidak memiliki foto ibunya.

Ia pun beraharap jika ada warga yang mengetahui ibunya bisa melapor ke dirinya atau Memo Timur. Kunyil menyampaikan, Ia sejak kecil atau ketika ayah meninggal sudah tidak lagi bersama ibunya.

Ia tinggal bersama orangtua angkat di luar kota. Dirinya juga sering berpindah-pindah tempat tinggal. Kunyil merupakan anak kedua dari dua bersaudara. Namun kakaknya sudah meninggal dunia.

“Dari umur 7 tahun saya sudah meninggalkan Lumajang. Pernah di Bandung, Jakarta, Banjarmasin, juga di luar negeri,” katanya.

Hingga saat ini, Ia mengaku sejak meninggalkan Lumajang, hanya 4 kali bertemu ibunya. Terakhir pada 2008 lalu itu. Kemudian Ia berangkat lagi ke luar kota, 2 bulan setelahnya dikabari jika ibunya menghilang. Tidak pulang ke rumah.

“Awalnya ada yang mengabarkan meninggal. Kemudian Saya pulang, dan bertemu dengan ibu Saya. Lalu Saya tinggal lagi,” ucapnya saat mendatangi kantor Memo Timur Lumajang, Selasa (28/5).

Sebelum menghilang, ibunya itu tinggal bersama kerabat di Tukum. Memang ibunya jarang pulang saat itu. Kadang tiga hari sekali pulang ke rumah. Sehingga keluarga menganggapnya biasa saja.

“Biasanya di Pasar Baru Lumajang. Kadang jalan kaki, kadang naik becak,” katanya. (fit)