Angka Golput di Lumajang Menurun Dibanding Pilkada

Partisipasi Pemilu di Lumajang. (*) 
Lumajang, Motim - Angka golongan putih (golput) di Lumajang dalam Pemilu 2019 menurun dibandingkan pelaksanaan Pilkada lalu. Dalam Pemilu, angka golput hanya 21 persen. Sementara pada Pilkada lalu, mencapai 25 persen.

Dari laporan KPU Lumajang, tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu 2019, mencapai 79 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang berjumlah 835 ribu orang. Atau 600 ribu pemilih menunaikan kewajibannya di bilik suara.

“Itu tingkat kehadiran dengan melihat suara sah,” kata Ketua KPU Lumajang Siti Mudawiyah, Kamis (2/5).

Lanjutnya, bukan hanya ada peningkatan partisipasi dibanding Pilkada, namun partisipasi Pemilu di Lumajang juga melampui target nasional. “Target nasional 77,5 persen. Jadi melebihi target nasional,” ujarnya pada Memo Timur.

Meningkatnya angka partisipasi ini, kata Mudawiyah, bukan hanya kinerja dari KPU saja, namun juga semua pihak. “Alhamdulillah, untuk partisipasi dan peran serta semua pihak. Peserta Pemilu, pemerintah, dan masyarakat,” ujarnya.

Di sisi lain KPU Lumajang telah gencar melaksanakan sosialisasi sejak jauh-jauh hari sebelum waktu coblosan. Salahsatunya melalui para relawan demokrasi yang teleh direkrut. Mereka melakukan sosialisasi di semua basis pemilih.

Mudawiyah juga menyebut, angka partisipasi Pemilu ini juga karena dilakukan serentak bersamaan dengan pemilihan presiden. “Tapi semuanya merata, tingkat kehadirannya itu bagus,” pungkasnya.

Lanjutnya, untuk hasil rekapitulasi suara tingkat kabupaten, kemudian dalam waktu dekat akan diplenokan di tingkat provinsi. Setelah itu naik ke pusat. Nantinya KPU RI yang akan mengumumkan secara resmi hasilnya. (fit)