Bermain Sabu, Ngadiono dan Tenggor bakal Lebaran di Penjara

Kedua pelaku diamankan (cho) 
Lumajang, Motim - Dicurigai menyimpan memiliki menyediakan Narkotika jenis sabu, 2 pemhendara sepeda motor yang diketahui warga Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian bernama Tenggor (40) dan Ngadiono (40) di bekuk unit Opsnal Sat Resnarkoba Polres Lumajang.

Saat digeledah, diamankan sejumlah barang berupa 1 bungkus rokok berisi sabu seberat 10,44 gram, 2 buah Handphone merk Samsung, uang tunai sebesar 100 ribu rupiah termasuk sepeda motor honda Supra 125 Nopol N 4707 UO yang dikendarainya.

Kini keduanya sudah diamankan di rumah tahanan (Rutan) Polres Lumajang.  "Mereka dibekuk diseputaran jalan raya Desa/Kecamatan Tempeh, pada Minggu (19/5) kemarin sekitar pukul 03.00 Wib,"kata Kasat Resnarkoba AKP Prio Purwandhito, SH.

Kasat Resnarkoba jugamenjelaskan bahwa kedua pelaku ini sudah lama menjadi target operasi jajarannya. Namun baru kali ini berhasil dibekuknya. Itupun memerlukan waktu yang cukup lama.

"Kami bersama anggota, tidak sebentar memantau dan membuntuti kedua pelaku hingga berhasil kami bekuk. Bermula dari informasi masyarakat beberapa minggu yang lalu,"ungkapnya.

Kini Ngadiono dan Tenggor sudah ditetapjan sebagai tersangka atas perkara ini dijerat pasal 114 sub 112 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara kurungan minimal 5 tahun dan paling lama 20 Tahun atau denda 10 milyar.

"Perkara ini masih dalam pengembangan semoga bisa mengungkap pelaku yang lain,"pungkasnya. (cho)