Bulan Puasa Ngamar di Hotel, Pasangan Bukan Muhrim Diangkut Petugas

Pasangan bukan muhrim diangkut petugas. (*) 
Lumajang, Motim - Bulan Puasa nampaknya bukan penghalang bagi seseorang untuk tetap melampiaskan nafsu syahwat. Seperti yang dilakukan sejumlah pasangan bukan muhrim, hingga terciduk petugas karena berduaan di kamar hotel. Merekapun akhirnya diangkut ke Kantor Satpol PP Lumajang.

Razia kembali dilakukan oleh petugas gabungan, Sabtu (11/5) malam. Sasarannya kali ini adalah hotel dan warung remang-remang. Hasilnya, petugas berhasil mengamankan 2 pasangan bukan muhrim di hotel dan 2 pasangan di warung remang-remang.

Kepala Satpol PP Lumajang Drs. Basuni menyampaikan, satu pasangan bukan suami-istri diamankan di Hotel Prima. Pria berinisal AG warga Sulawesi Selatan dan wanita berinisal IN warga Kecamatan Tempeh.

Kemudian, satu pasangan lagi berhasil ditangkap petugas di Hotel Cantik. UB warga Kecamatan Lumajang bersama SU warga Kecamatan Candipuro. Keduanya juga diketahui bukan pasangan resmi.

Selain di hotel, petugas mengamankan 4 orang di warung remang-remang di Jalur Lingkar Timur (JLT). Diantaranya 2 perempuan berinisial NW warga Kecamatan Jatiroto, kemudian SU warga Kecamatan Kedungjajang. Sementara 2 laki-laki, MK warga Kecamatan Jatiroto, serta SE warga Kecamatan Lumajang.

Total 4 pasangan itupun dibawa petugas untuk dilakukan pembinaan. "Setelah kami data, kita minta mereka untuk menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya," ujar Basuni pada Memo Timur.

Sebelum memasuki Ramadan, petugas juga sudah melakukan razia serupa. Hasilnya juga ada beberapa pasangan bukan suami-istri diamankan. "Razia akan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada tempat di Lumajang yang digunakan untuk kegiatan prostitusi," pungkasnya. (fit)