Dekati Hari Raya, TPID Pastikan Tak Ada Lonjakan Harga

Operasi harga oleh TPID Lumajang. (*) 
Lumajang, Motim - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Lumajang memastikan tak ada lonjakan harga sembako selama bulan Ramadan atau mendekati hari raya. Dari operasi harga di pasar sudah dilakukan, hasilnya semua kebutuhan pokok dalam harga yang stabil.

Operasi harga ini juga sebagai mengantisipasi kenaikan harga selama ramadan atau jelang hari raya. Ada 4 pasar yang menjadi lokasi pemantauan, Selasa (21/5). Dintaranya Pasar Baru, Klakah, Tempeh, dan Pasirian.

“Kita harap pedagang maupun konsumen ikut menjaga stabilitas ketersediaan dan harga kebutuhan pokok dan bahan penting lainnya,” kata Agus Setiawan, Kepala Bagian Administrasi Energi Sumber Daya Alam dan Perekonomian Setda Lumajang.

Ia menjelaskan, selain monitor perkembangan ketersediaan dan harga bahan kebutuhan pokok, juga bahan penting lainnya seperti LPG dan BBM. “Kita memastikan kebutuhan masyarakat terhadap bahan kebutuhan pokok dan bahan penting terpenuhi dan harga yang wajar,” ujarnya.

Dari pantauan tersebut, memang ada sejumlah kebutuhan yang mengalami kenaikan harga. Namun tidak banyak. Diantaranya beras, gula pasir, beras ketan, dan minyak. Dengan kenaikan di kisaran Rp 500 sampai Rp 2.000.

Ia mengimbau masyarakat tidak perlu panik dengan melakukan pembelian barang kebutuhan pokok secara berlebihan. Karena pemerintah memastikan ketersediaan bahan pokok tersebut aman hingga lebaran.

“Kami mengimbau masyarakat tidak membeli barang kebutuhan pokok secara berlebihan, tidak melakukan penimbunan barang, bagi pedagang tidak menaikkan harga diatas kewajaran atau ketentuan pemerintah,” imbaunya. (*/fit)