Kuliah di Widya Gama Lumajang, Bisa Belajar ke Luar Negeri

Mahasiswa Widya Gama di Luar Negeri. (*) 
Lumajang, Motim - Bagi pelajar lulusan SMA dan sederajat di Lumajang yang akan lanjut kuliah, tidak usah bingung pilih perguruan tinggi. Juga tak perlu jauh-jauh untuk kuliah ke luar kota. Karena di Lumajang ada STIE Widya Gama yang sudah jadi kampus pilihan utama.

Apalagi kini Widya Gama sudah banyak memiliki program unggulan. Yang paling bagus adalah, mahasiswa Widya Gama juga bisa merasakan sensasi belajar di luar negeri melalui program pertukaran mahasiswa.

Hal ini bukan sekadar wacana saja. Karena sudah terbukti, sebelumnya ada beberapa mahasiswa yang berangkat ke luar negeri. Yang baru saja berangkat kesana adalah Novita Nurul Rohma dan Ayu Febriyanti Dewi Rahmawati.

Setelah melewati berbagai tahapan seleksi, akhirnya keduanya berhasil mewakili mahasiswa Widya Gama untuk belajar di National of Kaoshiung Taiwan. Banyak pengalaman luar biasa yang telah didapat selama disana tentunya.

“Ternyata kuliah di kampus luar negeri bukan hanya mimpi apalagi ilusi,” kata Ayu.

Kita berada disana, mereka juga harus secepatnya melakukan adapatasi. Agar pelaksanaan belajar di kampus tersebut bisa berjalan dengan lancar dan sesuai dengan rencana. “Aalhamdulillah adapatasi bisa segera dilakukan,” ucap Novita.

Kepala UPT Humas dan Publikasi STIE Widya Gama Lumajang Zainul Hidayat mengakatakan, selain dengan kampus di Taiwan, pihaknya juga sudah melakuan kerjasama dengan sejumlah kampus lainnya di luar negeri.

Diantaranya seperti Rajamangala University Bangkok – Thailand dan Lyceum Of The Philippines Unversity. “Di 2019, kita ada kerjasama dengan 4 perguruan tinggi di luar negeri,” kata Hidayat.

Untuk masa belajar di luar negeri ini, Ia menjelaskan tergantung dengan program yang ditawarkan dari masing-masing kampus itu. Ada yang lama dan ada yang hanya hitungan minggu saja.

“Di Thailand 1 semester, di Taiwan 19 hari,” ujarnya.

Untuk biaya perjalanan dan biaya hidup selama belajar disana, tidak perlu kahawatir, Hidayat menyebut sudah ditanggung. “Dari kampus ada, dari program itu juga ada. Termasuk dari sponsor juga ada,” terangnya. (fit)