Pedagang Takjil Boleh Berjualan di Seputaran Alun-Alun

PKL Alun-alun. (fit) 
Lumajang, Motim - Ada kabar gembira bagi para pedagangan takjil selama bulan ramadan. Karena Pemkab Lumajang kembali membolehkan pedagang berjualan di seputaran Alun-Alun. Namun tetap ada beberapa hal yang harus dipatuhi.

Kepala Satpol PP Lumajang Drs. Basuni menyampaikan, keputusan ini diambil setelah ada koordinasi dengan dinas terkait lainnya. Ada titik-titik tertentu yang memang dilarang untuk ditempati. Seperti didepan Bank Jatim dan Masjid Anas Mahfudz.

Untuk jamnya, kata Basuni, diatas pukul 15.00 WIB, pedagang sudah boleh menyiapkan lapaknya diarea yang tidak dilarang. Kemudian mereka juga harus memperhatikan kebersihan lokasi yang ditempati.

“Jadi datang bersih, pulang juga harus dalam keadaan bersih,” katanya.

Lanjutnya, memang setiap bulan puasa, antusiasme pedagang untuk berjualan di seputaran lebih tinggi dari biasanya. Selain seputaran alun-alun, lokasi lainnya yang diperbolehkan adalah di Jl. A. Yani, seperti di depan RSUD dr. Haryoto.

“Jika selama ini kita larang, maka sebulan ini kita bolehkan,” terangnya.

Untuk menjaga ketertiban, pihaknya juga akan terus mengerahka personil di lokasi. Mereka yang akan bertugas mengatur para pedagang. “Serta akan kita ingatkan para pedagang yang masih tetap berjualan di tempat yang dilarang,” ujarnya. (fit)