Puluhan Jabatan Eselon 2 Kosong, SDM jadi Masalah Pemkab Lumajang

Sekda saat jumpa pers. (fit) 
Lumajang, Motim - Bupati Lumajang Thoriqul Haq sebelumnya sudah melakukan mutasi besar-besaran terhadap pejabat Pemkab Lumajang. Namun masalah baru justru muncul, ada puluhan kursi jabatan eselon 2 yang tak tak berpenghuni alias kosong hingga kini.

Penjabat Sekretaris Daerah Drs. Agus Triyono menyebut, kekosongan ini terjadi lantaran minimnya Sumber Daya Manusia (SDM) di Pemkab Lumajang. "Jadi SDM merupakan merupakan permasalahan di Lumajang," katanya saat jumpa pers di Gedung Panti PKK, Senin (27/5) sore.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lumajang itu mengatakan, saat ini ada 21 kursi jabatan eselon 2 yang kosong. Untuk mengisi kekosongan itu, Pemkab Lumajang sudah melakukan seleksi jabatan.

Namun tidak semua kursi jabatan kosong itu dibuka lowongan. Hanya ada 9 diantaranya yang bisa diperebutkan oleh pendaftar. Dan kini tahapannya saja masih belum selesai. "Masih tahap koordinasi dengan Kementerian ASN," ujarnya.

Banyaknya pejabat ataupun PNS yang pensiun di tahun lalu dan tahun ini, juga jadi penyebabnya. Termasuk untuk guru, Agus menyebut banyak sekolah yang kekurangan guru. “Ada sekolah yang hanya memiliki 5 guru,” ucapnya.

Pada tahun ini sudah ada tambahan SDM. Sebanyak 452 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2019 mendapat Surat Keputusan (SK) Pengangkatan. Dari jumlah itu, diantaranya tenaga pendidikan 254 orang yang sebagian dari K2 47 orang dan tenaga teknis 66 orang.

Sebelumnya banyak pejabat eselon 2 yang dimutasi dan turun jabatan. Tidak lagi menjadi kepala dinas atau setingkat. Bahkan ada pejabat yang diturunkan pangkatnya. Karena terindikasi melakukan pelanggaran. (fit)