Razia Kos, Pasangan Muda-mudi Terciduk Berduaan di Kamar

Petugas gabungan melakukan razia. (*) 
Lumajang, Motim - Jelang memasuki bulan suci ramadan, petugas Satpol PP bersama Polri dan TNI melakukan razia, Jumat (3/5) malam. Sasarannya adalah tempat kos dan sejenisnya di Lumajang. Hasilnya, ada 6 pasangan muda-mudi yang berhasil terciduk saat asyik berduaan didalam kamar.

Kepala Satpol PP Lumajang, Drs. Basuni menegaskan, tempat tersebut menjadi sasaran karena diduga belakangan ini dijadikan tempat prostitusi terselubung. “Serta untuk menjaga ketentraman dan keamanan menyambut datangnya bulan suci ramadan,” ungkapnya.

Ia mengatakan ada 41 petugas gabungan yang dikerahkan dalam kegiatan kali ini. Petugas melakukan penyisiran di sejumlah tempat dari pukul 19.00 hingga 23.00 WIB. Berangkat dari Kantor Satpol PP, petugas dibagi dalam 2 tim.

“Jadi ada yang menyisir ke Lumajang wilayah utara dan selatan,” kata Basuni pada Memo Timur.

Petugas yang bergerak ke utara dipimpin langsung oleh Basuni pertama kali menuju Niezar Home Setay di Jl. Ir. Juanda. Di tempat itu petugas mengamankan sepasang muda-mudi yang masih berstatus pelajar.

Dari situ petugas kemudian ke rumah kos di Jl. Ahmad Yani Kelurahan Kepuharjo Kecamatan Lumajang. Namun hasilnya nihil. Dilanjutkan ke rumah kos di Desa Kutorenon Kecamatan Sukodono.

“Disana kita juga mengamankan sepasang muda-mudi,” ucapnya.

Sasaran berikutnya, petugas menuju ke rumah kos di Jl. Gatot Subroto Desa Karangsari Kecamatan Sukodon, tetapi hasilnya nihil. Selanjutnya ke rumah kos di Jl. Veteran dan Jl. Gajah Mada. Baru disana ada 2 pasangan muda-mudi yang dijaring petugas.

Petugas lanjut bergerak ke Losmen Baru di Jl. Dr. Sutomo. Serta dilanjutkan ke rumah susun dan Rumah Kos Morni di Jl. Gubernur Suryo atau Embong Kembar. Namun hasilnya sama-sama nihil.

Sedangkan untuk petugas yang bergerak ke wilayah selatan fokus melakukan penyisisiran di Kecamatan Tempeh. Sasaran pertama adalah rumah kos di Desa Besuk. “Ada pasangan muda-mudi yang ditemukan berada didalam kamar,” ungkap Basuni.

Sasaran berikutnya adalah Rumah Kos Wisma Ellisa di Jl. Raya Tempeh. “Namun hasilnya nihil karena disana penghuni kosnya laki-laki semua,” ujarnya. Terakhir petugas menuju ke rumah kos Dusun Krajan Timur Desa Tempeh Tengah. Hasilnya juga nihil.

Semua pasangan yang terjaring razia ini pun kemudian diangkut ke Kantor Satpol PP untuk dilakukan pendataan. Dari pendataan, mereka berusia dibawah 35 tahun. Bahkan ada pelajar yang masih berusia 17 tahun.

“Kemudian kita lakukan pembinaan dan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan lagi,” ungkapnya. (fit)