Satpol PP Tak Melarang Warung Makan Berjualan di Siang Hari

Kepala Satpol PP Lumajang Drs. Basuni. (fit) 
Lumajang, Motim - Meski bulan ramadan, tak sedikit warung makan yang tetap berjualan di waktu berpuasa. Jika di daerah lainnya, ada tindakan terkait hal ini, untuk di Lumajang berbeda. Sedikit ada keleluasaan, tidak dilakukan penertiban.

Kepala Satpol PP Lumajang Drs. Basuni mengatakan, pihaknya memang tidak melarang adanya warung makan yang tetap berjualan di pagi atau siang hari. Namun dengan catatan, warung dalam keadaan tertutup.

“Asalkan tetap tertutup, tidak terlihat,” ujarnya.

Menurut Basuni, kebijakan ini diambil asalkan toleransi warga Lumajang tetap terjaga. Kondisi Lumajang tetap aman dan tidak ada yang merasa terganggu. “Yang penting tetap aman, jadi tidak apa-apa,” ungkap dia.

Kemudian, ditanya apakah ada potensi adanya ormas yang akan melakukan aksi sweeping kepada warung-warung yang tetap berjualan, menurutnya tidak ada. Ia percaya, warga Lumajang bisa saling memahami dan menghormati.

“Tidak. Tidak ada yang melakukan aksi seperti itu,” katanya.

Basuni berharap, warga Lumajang bisa tetap saling menghormati. Bukan hanya yang tidak berpuasa menghormati yang sedang puasa. Namun kalau bisa juga sebaliknya. Sehingga toleransi terus tetap terjaga.

Seperti diketahui, di sejumlah daerah, ada petugas yang melakukan razia di tempat-tempat makan yang berjualan di siang hari. Seperti di Kota Padang, Sumatera Barat, petugas memasang tulisan “hanya untuk nonmuslim” di warung yang tetap berjualan. (fit)