Soal DD Desa Pakel, Inspektorat Tunggu Hasil Laporan di Kejagung

Kades Pakel. 
Lumajang, Motim - Dua perkara di Desa Pakel Kecamatan Gucialit sudah termonitor oleh Inspektorat Lumajang. Yakni terkait dugaan penggelapan motor inventaris oleh oknum perangkat desa disana serta dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) oleh kades setempat.

Inspektur Inspektorat Lumajang Hanifah Dyah Ekasiwi menyampaikan, 2 perkara tersebut tidak menjadi ranah dari pihaknya saat ini. “Inspektorat tidak menangani, karena hanya dapat tembusan,” ucapnyanya pada Memo Timur, Jumat (10/5).

Apalagi penggelepan motor, juga sudah ditangani oleh pihak kepolisian. Bahkan perangkat desa bernama Tinarab (58) sudah ditahan oleh jajaran Polsek Gucialit. “Sudah ranah polisi,” katanya saat dihubungi via telepon.

Sementara untuk dugaan penyelewengan DD dan ADD, Inspektorat menunggu hasil laporan yang ada di Kejaksaan Agung (Kejagung). Apakah perkara yang melibatkan Kades Pakel Samporno itu ditangani Kejagung atau akan dilimpahkan.

“Kita nunggu dari Kejagung. Kita lihat dulu saja. Biasanya Kejagung kalau tidak melakukan (menangani), akan mengirimkan (laporan) siapa yang menangani, Kejari atau Kejati. Jadi (kita) gak bisa apa-apa,” ungkap Hanifah.

Seperti diberitakan sebelumnya, diduga Tinarab menggelapkan motor inventaris desa merk Honda Win Nopol N 2548 YP dengan cara menggadiakan ke oranglain. Kemudian Kades Pakel melaporkan kejadian ini pada Polsek Gucialit.

Tak lama setelah itu, sebaliknya Kades Pakel juga dilaporkan ke Kejagung. Laporan dilakukan oleh Basuki Rakhmad selaku kuasa hukum dari Sahrul Alim Pratama. Bukti-bukti terkait dugaan penyelewengan DD dan ADD juga sudah diserahkan semua ke Kejagung. (cho/fit)