Tak Berizin, 2 Rumah Produksi Petasan di Lumajang Digrebek

Polres mengamankan tersangka. (*) 
Lumajang, Motim - Jajaran Polres Lumajang melakukan penggerebekan 2 rumah di Desa Curahpetung Kecamatan Kedungjajang yang menjadi tempat memproduksi petasan. Diketahui 2 tempat tersebut juga tidak memiliki izin dari pihak berwenang.

Bersama Tim Cobra, penggerebekan dilakukan Jumat (24/5) malam lalu. Sebelum penggerebekan, petugas melakukan pemetaan wilayah. Serta meminta informasi dari masyarakat terkait rumah produsen.

“Dari sana kami dapat informasi masyarakat adanya rumah pembuat petasan. Bersama Tim Cobra Polres Lumajang, kami lakukan penggerebekan, dan akhirnya bisa mengungkap rumah pembuat petasan ini,” kata Kapolsek Kedungjajang AKP Sugianto.

Dari penggerbekan itu akhirnya diamankan 2 orang yang sedang memproduksi petasan di rumah itu. Kedua orang itu adalah Imam Rudianto (23) dan Mohammad Wahid (25) dan langsung menjadi tersangka.

Petugas pun juga berhasil mengamankan barang bukti. Diantaranya berupa 309 mercon dari berbagai ukuran dan 22 bungkus bahan baku pembuatan mercon. Seperti sumbu dan mesiu (bubuk bahan petasan).

“Di rumah pelaku, ditemukan banyak sekali petasan buatan rumahan beserta bahan bakunya. Bahkan ada ukuran besar, yang daya ledaknya besar,” kata Kapolres Lumajang AKBP M. Arsal Sahban.

Lanjutnya, petasan ini terlihat sepele tapi membahayakan. “Untuk itu kami akan merazia Produsen petasan di Lumajang. Saya tidak ingin ada kasus jatuhnya korban akibat petasan di Lumajang,” ucapnya.

Kapolres menegaskan, sudah banyak orang yang menjadi korban keganasan petasan. “Untuk itu Polres Lumajang melakukan razia dan penggerebekan di sejumlah tempat pembuatan petasan untuk meminimalisasi korban insiden ledakan petasan,” pungkasnya. (fit)