Tiga Petahana Berebut Kembali Kursi Komisioner KPU Lumajang

Ketua KPU Lumajang Siti Mudawiyah. (fit) 
Lumajang, Motim - Setelah menjalankan tugas Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, bongkar pasang segera dilakukan di struktur komisioner KPU Lumajang. Tahapan demi tahapan sudah dilalui oleh calon komisioner. Ada 3 petahana yang kini berjuang untuk berebut kembali kursi komisioner.

Dari tahapan yang dilalui, telah muncul nama 10 besar. Tiga nama petahana itu berhasil menembus 10 besar setelah melewati tahapan tes wawancara. Ketiganya adalah Siti Mudawiyah, Yusuf Adi, dan M. Ridhol Mujib.

Ketua KPU Lumajang Siti Mudawiyah menyampaikan, tahapan selanjutnya adalah fit and proper test oleh KPU Jawa Timur. “Namun untuk jadwalnya kapan, kita masih belum tahu. Belum ada pemberitahuan,” ucapnya pada Memo Timur, Selasa (28/5).

Kemudian hasil penilaian dari 10 nama itu, selanjutnya akan disodorkan ke KPU RI. Karena akan disaring lagi menjadi 5 nama untuk ditetapkan sebagai anggota KPU Lumajang. “Nanti diplenokan di KPU RI, jadi pusat yang nentukan 5 nama itu,” ujarnya.

Mudawiyah pun optimistis Ia bersama dua rekannya sebagai petahana, bisa menduduki kembali kursi komisoner KPU Lumajang di periode berikutnya. “Harapannya bisa masuk semua petahana ini,” ucapnya.

Sementara anggota KPU Lumajang periode saat ini tidak lama lagi sudah akan habis masa baktinya. Sesuai Surat Kepetusan (SK), periode 2014-2019, akan habis masa jabatannya hingga 12 Juni mendatang.

Awalnya semua komisioner yang ada melakukan pendaftaran, bersama dengan puluhan calon lainnya. Namun di tahapan sebelumnya, dua petahana itu harus gugur. Yakni Rudi Hartono dan Syamsul.

Sejak dibuka pendaftaran, anggota KPU Lumajang periode 2019-2024, ada 60 orang lebih yang berminat. Namun kemudian ada jalan panjang yang harus dilalui. Dari seleksi adminitrasi, tes tulis, tes kesehatan, hingga tes wawancara. Akhirnya gugur satu per satu dan mengerucut ke 10 nama.

Selain 3 petahana itu, ada mantan Ketua KPU Lumajang pada 2 periode sebelumnya Yuyun Baharita yang juga lolos 10 besar. Lainnya ada Hasyim Asyari, Nizar, Nur Ismandiana, Nur Kholis, Sohudi, dan Suprapti. (fit)