Usai Subuh, Warga Jember Kena Begal di Lumajang

Korban begal. (*)
Lumajang, Motim - Meski pengamanan terus diperketat oleh Polres Lumajang, nampaknya pelaku kriminalitas masih nekat beraksi. Kasus pembegalan kembali terjadi. Kali ini warga Jember yang menjadi korban. Peristiwa itu terjadi Jalan Raya Kecamatan Ranuyoso, Selasa (28/5) pagi.

Dari infomasi yang dihimpun, korban pasangan suami istri, Muhayyin dan Elisa berboncengan menggunakan motor dari arah Probolinggo. Keduanya berniat kembali ke Jember. Ketika melintas di Ranuyoso usai subuh atau sekitar pukul 05.00 WIB, mereka jadi korban bengis begal.

Kapolsek Ranuyoso AKP Sutiyo melaporkan, korban mengandarai motor dari Surabaya. Saat sampai di Ranuyoso mereka dipepet kawanan begal yang menggunakan motor matik. Kemudian meminta korban menyerahkan motornya sambil mengancam dengan celurit.

Namun korban mencoba melawan dengan membertahankan motor honda scoopy miliknya itu. Sehingga para pelaku ini langsung nekat melakukan pembacokan pada Muhayyin dan berhasil merampas motornya.

Akibatnya pembacokan itu, korban mengalami luka cukup parah di bahu kanan. “Korban menderita luka terkena ujung celurit. Kemudian langsung dibawa ke Puskesmas Ranuyoso,” kata Sutiyo.

Dengan kejadian ini, Kapolres Lumajang AKBP M. Arsal Sahban pun merasa kecolongan. Karena sudah semalaman patroli dilakukan di wilayah sana. Saat dirasa aman dan waktu sahur tiba, personil balik kanan.

“Jajaran anggota kami kembali sekitar pukul 03.00 WIB karena harus melaksanakan sahur. Kami juga kecewa bisa kecolongan di jam-jam yang menurut prediksi kami sudah cukup aman,” katanya.

Dari keterangan yang didapat, korban merasa dibuntuti dari Probolingo oleh pelaku. Lalu baru dieksekusi di Ranuyoso. “Kami mohon maaf atas kejadian begal yang terjadi. Kami mohon maaf sebesar-besarnya kepada korban dan keluarga atas kejadian tersebut,” ucapnya.

Setelah mendapat laporan ini, pihakya juga langsung melakuka tidakan. “Menjadi tugas kami untuk mengungkap pelakunya. Jajaran Tim Cobra sudah saya perintahkan untuk melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus begal ini,” pungkasnya. (fit)