Anggaran Seragam Gratis Rp 7 Miliar, Sekolah Dilarang Lakukan Pungutan

Janji bupati saat debat Pilkada. (*)
Lumajang, Motim - Janji Bupati dan Wakil Bupati Lumajang Thoriqul Haq-Indah Amperawati untuk seragam gratis nampaknya akan ditepati di tahun ini. Anggaran yang disiapkan begitu fantastis. Sehingga pihak sekolah dilarang untuk melakukan pungutan.

Dari informasi yang diakses Memo Timur di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019, anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 7 miliar.

Pengadaan yang dilakukan melalui lelang itu dibagi menjadi dua. Yakni pengadaan kain seragam untuk SD dan MI dengan nilai pagu Rp 3,6 miliar. Kemudian pengadaan kain seragam SMP dan MA dengan nilai pagu Rp 3,4 miliar.

Proses lelang saat ini masih berlangsung. Sesuai dengan jadwal tahapan, pada 5 Juli mendatang sudah diumumkan pemenangnya. Kemudian 3 minggu lagi peserta didik sudah akan memulai tahun ajaran baru 2019/2020.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Drs. Siswanto, MM masih belum berhasil dihubungi Memo Timur untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait ini. Namun melalui surat edarannya, Ia telah menghimbau agar sekolah tidak melakukan pemungutan.

"Dihimbau agar semua lembaga sekolah yang mendapatkan bantuan tidak mengadakan pungutan seragam yang dimaksud. Karena pengadaan kain seragam masih dalam proses penyelesaian, dimohon untuk sabar dan menunggu," tulisnya. (cho/fit)