Buron 20 Hari, Pelaku Jambret di Jl. Soekarno-Hatta Ditangkap

pelaku saat dikeler ke Polsek Sukodono (cho)
Lumajang, Motim - Setelah buron selama 20 hari lamanya, seorang pelaku jambret akhirnya berhasil diringkus oleh Unit Reserse Kriminal Polsek Sukodono. 1 unit sepeda motor honda Beat Nopol N 6993 UG yang merupakan alat transportasi saat beraksi juga diamankan.

Kapolsek Sukodono AKP Bambang S kepada Memo Timur menyampaikan, pasa Senin (3/6) sekira pukul 10.30 Wib, Wahyuning Murniati (30), warga perum Wonorejo Indah blok M Desa Wonorejo Kecamatan Kwdungjajang, datang ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Sukodono, melaporkan jika dirinya menjadi korban jambret.

Korban menyampaikan sepeda pelaku jenis honda Beat Nopol N 6993 UG. Atas keterangan korban pihaknya berkoordinasi dengan Registrasi dan Identifikasi Samsat Lumajang, diketahui jika sepeda motor twrsebut atas nama Sri Heni warga Dusun Wringinsati, Desa Dorogowok, Kecamatan Kunir.

Pihaknya pun terus mengorek keterangan diketahui sepeda motor itu dipakai anakbya yang tinggal di Curah Jero Kecamatan Grati dan ternyata pada saat aksi jambret itu berlangsung sepeda motor itu dipakai Muhamad Taufik (24) yang tak lain menantunya.

Namun, kala itu bersangkutan tidak berada di rumahnya. Setelah 20 hari kemudian dia pulang ke rumahnya. Tanpa basa basi, Muhamad Taufik langsung diamankan. Saat diinterogasi terkait aksi penjambretan itu, dia pun mengakui jika dirinya yang melakukannya.

"Aksi jambret itu terjadi di jalan Soekarno Hatta sekitar gudan Holcim," kata Kapolsek Sukodono Munggu (23/6).

Atas perbuatannya itu, Muhamad Taufik terus dijobloskan ke sel tahanan Polsek Sukodono dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dipidana paling lama 7 tahun.

"Sepak terjang Muhamad Taufiq masih dikembangkan. Siapa tahu ada lokasi yang lain,"tegasnya.(cho)