Congkel Pintu, Maling Gondol 3 Motor dan Rp 5 Juta di Wotgalih

Polisi melakukan olah TKP. (*) 
Lumajang, Motim - Nasib apes dialami Abdul Somad (35) di saat Hari Raya Idul Fitri. Rumah warga Dusun Meleman Desa Wotgalih Kecamatan Yosowilangun itu dibobol maling. Kemudian 3 motor dan uang tunai Rp 5 juta miliknya digondol.

Mendapat laporan ini, Kapolres Lumajang AKBP M. Arsal Sahban bersama Tim Cobra terjun ke lokasi kejadian, Selasa (11/6) pagi. Dari Olah Tempat Kejadian (TKP) yang dilakukan, maling berhasil masuk dengan cara mencongkel jendela dan pintu rumah.

Dari keterangan korban, kejadian itu terjadi Minggu (9/6) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB saat penghuni sedang tertidur pulas. Diduga pelaku yang berjumlah lebih dari 2 orang itu, awalnya mencoba masuk dengan menyukit salahsatu jendela kamar. “Namun tidak berhasil,” kata Somad.

Mengetahui pintu jendela tidak bisa terbuka, kawanan maling itu mencari jalan lain. Yakni dengan cara mencongkel pintu dapur. Karena pintu itu terbuat dari anyaman bambu, sehingga dengan mudah dibobol.

Setelah berhasil membuka pintu dapur, mereka masuk dan langsung membawa 3 unit sepeda motor. Serta uang tunai sekitar Rp 5 ribu. Akibatnya, kerugian yang dialami korban mencapai sekitar Rp 40 juta.

Kapolres sendiri menganaliasa, jumlah pelaku yang beraksi itu ada 6 orang lebih. “Kami akan kumpulkan informasi melalui olah TKP dan mencari bukti-bukti yg ditinggalkan oleh tersangka,” katanya.

Ia juga akan mengerahkan Tim Cobra untuk melakukan penelusuran, demi menemukan para pelaku itu. “Kami segera menangkap pelaku perampokan tersebut. mereka komplotan yg cukup meresahkan warga dan harus segera kita tangkap,” ungkap Arsal.

Sebelum menyatroni rumah Somad, kawanan maling itu lebih dulu beraksi di rumah sebelahnya. Namun mereka dibuat kecele, karena tidak ada harta benda yang bisa dicuri. Sehingga melanjutkan aksinya di rumah lainnya.

Ketua Tim Cobra AKP Hasran juga siap mengatasi kasus ini. “Kami akan pelajari modusnya melalui hasil olah TKP ini, dan mencari keterkaitan dengan kasus-kasus yang pernah terjadi sebelumnya,” tegasnya. (cho/fit)